Simak! Gen Z Ternyata Lebih Pilih Sewa Dibanding Beli Rumah

Alasan utama mengapa Gen Z tidak membeli properti adalah isu finansial. Harga properti yang melambung tinggi membuat Gen Z pesimis bisa membeli rumah.

Menghimpun data dari laporan Property Perspective from Gen Z yang diusung Jajak Pendapat (JakPat), mayoritas Gen Z memilih untuk menyewa atau mengontrak ketimbang membeli rumah. Laporan tersebut mengungkapkan bahwa 36% Gen Z belum matang secara finansial untuk bisa membeli rumah atau properti pribadi. 

"Tiga dari lima Gen Z memilih untuk menyewa dibanding membeli properti," tulis JakPat dalam laporannya.

Selain terhalang isu finansial, 22% responden memilih untuk menyewa karena harganya lebih murah, 18% karena lokasinya yang strategis, dan 11% karena adanya aturan rotasi kerja.

Lebih lanjut, ada beberapa alasan mengapa Gen Z tidak ingin membeli properti. Selain yang terutama karena masalah finansial, banyak Gen Z yang mengaku belum berpikir jauh sampai harus membeli rumah. Responden juga menyebutkan masih banyak keperluan lain yang harus dipenuhi sehari-hari, sehingga tidak mampu membayar DP maupun cicilan KPR.

Melambungnya harga properti juga menjadi salah satu alasan Gen Z memilih untuk tidak membeli rumah. Beberapa juga mengaku tidak merasa butuh untuk memiliki properti saat ini.

Direktur Research and Consultancy Savills Dani Indra Bhatara mengungkapkan bahwa ketidakinginan Gen Z membeli rumah didasarkan pada harga properti yang terlalu mahal dan penghasilan yang masih pas-pasan.

"Mereka merasa bahwa 'ah kita tidak akan bisa beli rumah sampai kapan pun', karena mereka merasa penghasilan mereka dengan harga rumah yang semakin naik itu tidak sepadan kenaikannya. Mereka merasa kelihatannya sulit untuk beli rumah," ujar Dani dalam Property Point CNBC Indonesia, Rabu (24/1/2024).

Meski begitu, Dani menyebutkan bahwa persepsi ini akan berubah sendirinya seiring bertambahnya usia. Hal ini sudah terbukti pada Generasi Milenial.

"Milenial itu pada usia Gen Z sekarang, di usia awal-awal bekerja, mereka pun sama punya persepsi yang mirip bahwa mereka kelihatannya tidak berminat beli rumah. Tapi kemudian prioritasnya jadi berbeda, dan kelihatannya rumah itu menjadi salah satu kebutuhan, sehingga mereka akan mengusahakan untuk membeli rumah," ungkapnya.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Dengan melakukan pendaftaran akun, saya menyetujui Aturan dan Kebijakan di GoodStats Data

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook