Penilaian publik terhadap kinerja menteri menjadi salah satu indikator penting dalam melihat arah kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Di tengah dinamika sosial, ekonomi, dan politik yang terus berkembang, suara anak muda menjadi semakin relevan, mengingat kelompok ini merupakan bagian besar dari populasi produktif Indonesia. Persepsi mereka tidak hanya mencerminkan kepuasan terhadap kinerja pemerintah, tetapi juga harapan terhadap masa depan bangsa.
Baca Juga: Isu Reshuffle Kabinet Kembali Menguat, Ini Jejak Menteri yang Pernah Diganti di Era Prabowo
Berdasarkan Survei Nasional Muda Bicara ID Q1 2026, terdapat sepuluh menteri dengan tingkat penilaian kinerja terbaik menurut anak muda. Survei ini dilakukan pada 1-30 Maret 2026 menggunakan metode computer-assisted self interviewing (CASI) dengan melibatkan 800 responden berusia 17-40 tahun di seluruh Indonesia. Sampel disusun melalui stratified random sampling berdasarkan usia, jenis kelamin, dan wilayah, dengan margin of error ±5% dan tingkat kepercayaan 95%.
Hasilnya menempatkan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa di posisi pertama dengan 18,5%. Ia dinilai komunikatif dalam menjelaskan kebijakan fiskal serta mampu menjaga stabilitas APBN di tengah tekanan global. Posisi kedua ditempati Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan dengan 17,8%, yang dipandang membawa pendekatan modern dan relevan bagi generasi muda dalam pembangunan infrastruktur.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti menempati peringkat ketiga dengan 17,1% karena kebijakannya di sektor pendidikan yang dinilai lebih humanis, termasuk pengurangan beban belajar dan pendekatan evaluasi yang lebih adaptif. Sementara itu, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman dengan 13,9% mendapat apresiasi atas langkah progresif dalam ketahanan pangan seperti program cetak sawah dan modernisasi pertanian yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Nama Muhaimin Iskandar selaku Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat muncul dengan 8,5% dan dikenal cukup dekat dengan anak muda melalui pendekatan sosialnya, disusul Menteri Agama, Nasaruddin Umar dengan 7,1% yang dinilai membawa pendekatan moderat dan inklusif dalam isu keagamaan. Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir juga masuk daftar dengan 4,2%, didukung rekam jejaknya di dunia olahraga dan kepemimpinan organisasi.
Di posisi berikutnya, Teddy Indra Wijaya meraih 3,1% sebagai Sekretaris Kabinet yang dinilai sigap dan cukup aktif dalam peran strategisnya. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin memperoleh 2,4%, terutama karena kebijakan kesehatan yang terasa langsung, seperti program cek kesehatan gratis. Sementara itu, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menutup daftar dengan 2,1%, dengan gaya komunikasi yang lugas dan cukup menarik perhatian anak muda.
Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa generasi muda cenderung mengapresiasi pemimpin yang komunikatif, berdampak langsung, dan relevan dengan kebutuhan mereka. Penilaian ini menjadi sinyal kuat bahwa kinerja pemerintah tidak hanya dinilai dari kebijakan, tetapi juga dari kedekatan serta kepercayaan publik.
Baca Juga:10 Menteri Berkinerja Terbaik Versi Anak Muda
Sumber:
https://www.mudabicara.id/kajian/rilis-laporan-survei-nasional-muda-bicara-id-q1/