50% Pelapor Nilai Aduannya Terkait Polisi Ditanggapi Biasa Saja

Tingkat kepuasan pelapor terhadap respons pihak berwenang atas pengaduan terkait kinerja oknum kepolisian tercatat netral.

Penilaian atas Tanggapan Laporan Pengaduan di Polri

(April-Juni 2026)
Ukuran Fon:

Ketersediaan saluran pelaporan dan pengaduan masyarakat merupakan sarana operasional yang sangat krusial bagi sebuah institusi untuk mengevaluasi pelayanan publiknya, termasuk bagi Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Kinerja dari sebuah sistem pelaporan tidak diukur semata-mata dari ketersediaan platform administrasinya, tetapi sangat bergantung pada bentuk respons atau tindak lanjut dari otoritas berwenang saat menerima aduan terkait penyimpangan aparat.

Melalui hasil survei GoodStats yang diselenggarakan pada tanggal 15 April hingga 27 Juni 2026 dengan partisipasi 1.000 responden, perspektif publik terkait sistem pengaduan ini dapat diukur dengan jelas. Dari 70% responden yang pernah menggunakan saluran pengaduan Polri, survei memetakan rincian tingkat kepuasan mereka terhadap kualitas tanggapan yang diberikan oleh pihak terkait.

Baca Juga: Mayoritas Masyarakat Masih Ragu pada Polisi

Berdasarkan pengolahan persentase data, penilaian yang diberikan pelapor terdistribusi ke dalam beberapa indikator kepuasan. Sebanyak 50% responden secara spesifik menilai bahwa laporan yang mereka ajukan mengenai pengalaman buruk hanya mendapatkan tanggapan yang biasa saja dari pihak berwenang.

Penilaian terbesar kedua diberikan oleh 28% responden yang menganggap bahwa laporannya sudah ditanggapi dengan baik oleh petugas penerima aduan.

Pada spektrum penilaian yang lain, sejumlah responden turut membagikan pandangannya. Terdapat 3% masyarakat pelapor yang merasa aduan yang mereka sampaikan direspons dengan sangat baik dan maksimal.

Akan tetapi, survei ini juga merekam adanya laporan kekecewaan dari 19% responden yang menyatakan laporannya ditanggapi secara buruk, baik karena prosedur pelayanan yang dirasa tidak profesional, maupun ketiadaan status tindak lanjut yang jelas.

Data penilaian ini mendokumentasikan kinerja operasional dan standar pelayanan dari sistem aduan publik kepolisian. Rincian persentase yang merepresentasikan suara warga pelapor ini tentunya sangat krusial untuk dijadikan bahan pertimbangan dan dasar evaluasi bagi Polri ke depannya.

Dengan mencermati angka penanganan respons tersebut, institusi kepolisian dapat mengukur ulang standar mutu penanganan aduan di unit pengawasan internal agar laporan warga dapat dituntaskan secara lebih efektif.

Baca Juga: Ramai Isu Tentang Penggantian Kapolri, Siapakah Kapolri Terlama di Indonesia?

Sumber:

https://goodstats.id/publication/pengalaman-dan-harapan-terhadap-oknum-dan-institusi-kepolisian-ri-UjlCB

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook