6% Anak Usia Dini Tinggal dengan Orang Tua Tunggal

Sebanyak 91% lainnya tinggal bersama orang tua kandung, dan sisanya tidak tinggal bersama ayah dan ibu kandung.

Proporsi Anak Usia Dini Menurut Status Tinggal Bersama

(Tahun 2025)
Ukuran Fon:

Keluarga memegang peran penting dalam membentuk fondasi tumbuh kembang anak, terutama pada masa usia dini yang menjadi periode krusial dalam kehidupan manusia. Anak sangat membutuhkan pendampingan emosional, perlindungan, dan dukungan sosial yang konsisten dalam fase ini. Sayangnya, tidak semua anak dapat tumbuh dalam struktur keluarga yang lengkap.

Di Indonesia, dinamika keluarga terus mengalami perubahan seiring faktor sosial, ekonomi, dan demografis. Perceraian, kematian pasangan, hingga keputusan hidup tertentu membuat sebagian anak usia dini menjalani keseharian bersama orang tua tunggal.

Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah anak usia dini di Indonesia mencapai 31 juta jiwa pada pertengahan 2025, setara 11,08% dari total penduduk kala itu. Dengan kata lain, 11 dari 100 penduduk Indonesia merupakan anak berusia 0-6 tahun. 

Dari jumlah tersebut, mayoritas anak usia dini tinggal bersama orang tua kandungnya, mencapai 91,69%. Meski begitu, terdapat 6,65% anak usia dini yang tinggal dengan orang tua tunggal, bahkan 1,66% yang tidak tinggal bersama ayah dan ibu kandung.

Baca Juga: 10 Aktivitas Anak Usia Dini Bersama Orang Tua 2025

Anak usia dini dikatakan tinggal bersama kedua orang tua apabila dalam kehidupan sehari-hari, anak tinggal bersama ayah dan ibu kandung dalam satu rumah tangga. Sementara itu, anak usia dini disebut tinggal bersama orang tua tunggal jika dalam satu rumah tangga tersebut hanya terdapat satu orang tua kandung, baik ayah maupun ibu.

BPS menegaskan bahwa kondisi anak usia dini yang tinggal bersama orang tua tunggal atau tidak tinggal bersama ayah dan ibu kandung belum tentu mengindikasikan anak tersebut memang sudah tidak lagi mempunyai ayah atau ibu. Hal ini bisa terjadi apabila ayah atau ibu kandung tidak tercatat dalam anggota rumah tangga yang sama akibat bercerai atau bekerja di luar kota/negeri yang tidak rutin pulang ke rumah. Informasi ini juga tidak menutup kemungkinan bahwa anak tersebut tinggal bersama anggota keluarga lain.

Baca Juga: 42% Anak Usia Dini Indonesia Sudah Gunakan Handphone

Sumber:

https://www.bps.go.id/id/publication/2025/12/05/0aa15c4692d4dbc27049aa33/profil-anak-usia-dini-2025.html

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook