Sentimen Netral Warnai Respons Publik RI di Instagram terkait Konflik Iran Vs AS

Respons publik di Instagram terhadap konflik Iran dan Amerika Serikat didominasi sentimen netral 86,5%, diikuti sentimen positif dan negatif masing-masing 6,7%.

Respons Publik terhadap Konflik Iran vs Amerika Serikat di Instagram

(Tahun 2026)
Ukuran Fon:

Perkembangan situasi konflik Iran dan Amerika Serikat tidak hanya banyak diberitakan oleh media, tetapi juga kini dibahas oleh pengguna media sosial. Banyak warganet mengikuti perkembangan konflik ini karena dinilai dapat berdampak pada kondisi keamanan global, ekonomi dunia, hingga stabilitas kawasan Timur Tengah. Pembahasan mengenai isu ini juga terlihat di berbagai platform media sosial, termasuk Instagram, yang menjadi ruang bagi masyarakat untuk membagikan informasi maupun pandangan mereka terkait situasi yang sedang berlangsung.

Baca Juga: Media Sosial Jadi Sumber Utama Informasi Konflik Iran Vs AS-Israel bagi Publik Indonesia

Berdasarkan laporan dari Drone Emprit pada 28 Februari hingga 3 Maret 2026, isu konflik Iran dan Amerika Serikat diberitakan dalam 12.044 artikel di media online dan dibicarakan di media sosial dengan total 25.745 sample mentions. Data tersebut menunjukkan bahwa konflik ini menjadi salah satu isu internasional yang cukup banyak menarik perhatian publik di ruang digital.

Pembahasan mengenai konflik Iran Amerika Serikat di Instagram didominasi oleh sentimen netral dengan persentase sebesar 86,5%. Unggahan dengan sentimen netral umumnya berisi informasi mengenai perkembangan situasi konflik, seperti membagikan berita dari media, update kondisi terbaru di kawasan Timur Tengah, serta penjelasan mengenai dampak yang mungkin terjadi.

Sebagian besar pengguna Instagram terlihat lebih banyak menyebarkan informasi dan mengikuti perkembangan isu tersebut tanpa secara jelas menunjukkan dukungan ataupun penolakan terhadap pihak tertentu.

Sementara itu, sentimen positif tercatat sebesar 6,7%. Unggahan bernada positif umumnya berisi rasa lega setelah muncul kabar bahwa warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran dilaporkan dalam kondisi aman. Selain itu, beberapa pengguna Instagram juga menyampaikan dukungan terhadap aksi solidaritas yang menolak campur tangan Amerika Serikat dalam konflik tersebut.

Sama halnya dengan sentimen positif, sentimen negatif juga tercatat sebesar 6,7%. Unggahan bernada negatif umumnya berkaitan dengan kekhawatiran terhadap dampak konflik terhadap kondisi ekonomi. Beberapa pengguna media sosial menilai eskalasi konflik berpotensi memengaruhi pasar keuangan, termasuk kemungkinan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Selain itu, muncul pula kekhawatiran mengenai perjalanan jemaah umroh yang berpotensi terdampak jika jalur penerbangan terganggu akibat situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.

Kekhawatiran lain yang muncul di media sosial berkaitan dengan potensi isu geopolitik dan sosial yang lebih luas. Sebagian pengguna menyoroti kemungkinan munculnya ketegangan baru yang dapat dimanfaatkan untuk memicu perpecahan antara kelompok Sunni dan Syiah. Ada pula yang mendesak pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah kebijakan tertentu terkait posisi diplomasi Indonesia dalam situasi konflik yang sedang berlangsung.

Baca Juga: 40% Publik RI Harap Pemerintah Aktif Dorong Perdamaian di Tengah Konflik Iran Vs AS-Israel

Sumber:

https://x.com/DroneEmpritOffc/status/2029855536800485535

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook