98% Warganet Instagram Dukung Nadiem Makarim Usai Dituntut 18 Tahun Penjara

Sebanyak 98,6% warganet Instagram mendukung Nadiem Makarim usai dituntut 18 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi Chromebook.

Sentimen Warganet Instagram terhadap Isu Nadiem Makarim

(Mei 2026)
Ukuran Fon:

Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang menjerat mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, terus menjadi perhatian publik. Perkembangan kasus ini semakin ramai diperbincangkan setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Nadiem hukuman penjara selama 18 tahun dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026).

Selain tuntutan pidana penjara, JPU juga menuntut denda sebesar Rp1 miliar subsider 190 hari kurungan. Nadiem turut dituntut membayar uang pengganti dengan total mencapai Rp5,6 triliun. Besarnya tuntutan tersebut langsung memicu perbincangan luas di media sosial, termasuk di Instagram yang dipenuhi berbagai komentar dukungan maupun kritik dari warganet.

Baca Juga: Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Bagaimana Respons Warganet?

Berdasarkan pemantauan Drone Emprit, isu tuntutan terhadap Nadiem Makarim diberitakan dalam 869 artikel media online dengan total 4.236 mentions. Sementara itu, percakapan di media sosial menghasilkan 14.706 sample mentions yang berasal dari berbagai platform, seperti Twitter/X, Facebook, Instagram, TikTok, dan media online. Pengumpulan data dilakukan pada 13-14 Mei 2026 pukul 23.59 WIB.

Hasil pemantauan menunjukkan mayoritas sentimen publik di Instagram didominasi respons positif dengan persentase mencapai 98,6%. Banyak warganet menilai tuntutan pidana terhadap Nadiem terlalu berlebihan. Sejumlah komentar juga menyebut jaksa tidak adil karena membandingkan kasus tersebut dengan perkara korupsi lain yang memiliki kerugian negara besar, tetapi tuntutannya dinilai lebih ringan.

Selain itu, banyak pengguna Instagram meyakini persidangan belum mampu membuktikan adanya niat jahat atau mens rea dari Nadiem dalam kebijakan pengadaan Chromebook tersebut. Dukungan juga datang dari kalangan selebritas, influencer, hingga diaspora Indonesia yang menyuarakan solidaritas terhadap Nadiem.

Di Instagram juga muncul narasi pesimistis bahwa kasus ini dapat membuat orang-orang berkualitas dan berintegritas takut masuk ke pemerintahan atau bekerja sama dengan negara. Warganet menilai, jika figur yang dianggap berprestasi tetap menghadapi tuntutan berat, maka profesional dan akademisi lain akan semakin ragu terlibat dalam pelayanan publik karena khawatir terhadap risiko hukum dan tekanan politik.

Di sisi lain, sentimen negatif hanya mencapai 0,5%. Respons negatif umumnya berasal dari warganet yang menyampaikan ketidakpuasan terhadap kinerja Nadiem saat menjabat sebagai menteri. Sementara itu, sentimen netral tercatat sebesar 0,9%.

Baca Juga: Sentimen Publik terhadap Tuntutan Hukum Kasus Chromebook Nadiem Makarim di Media Sosial

Sumber:

https://x.com/droneempritoffc/status/2055267491560206470?s=46

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook