Bukan Cuma Rasa, Ini Faktor yang Jadi Pertimbangan Saat Beli Frozen Food
Harga menjadi pertimbangan utama konsumen saat membeli frozen food dengan persentase 66%, disusul rasa dan tekstur sebesar 62%.
Faktor yang Jadi Pertimbangan Konsumen Saat Beli Frozen Food
(Tahun 2026)
Unduh
Frozen food semakin mudah ditemukan dan menjadi pilihan praktis bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari. Produk seperti nugget, sosis, kentang beku, hingga makanan siap masak menawarkan kemudahan karena dapat disimpan lebih lama dan diolah dalam waktu singkat. Namun, di tengah banyaknya pilihan yang tersedia, konsumen memiliki pertimbangan tersendiri sebelum membeli frozen food.
Baca Juga: Seberapa Sering Publik Indonesia Beli Produk Frozen Food?
Hal tersebut terlihat dalam hasil survei Jakpat yang dilakukan pada 3-4 Juni 2026. Survei ini melibatkan 1.228 responden dengan margin of error di bawah 5%. Dari jumlah tersebut, sebanyak 663 responden merupakan konsumen frozen food dan menjadi dasar untuk melihat faktor yang dipertimbangkan saat membeli produk makanan beku.
Dari berbagai faktor yang ditanyakan, harga menjadi pertimbangan yang paling banyak dipilih. Sebanyak 66% responden memperhatikan harga ketika membeli frozen food. Besarnya persentase tersebut menunjukkan bahwa harga menjadi salah satu hal yang diperhitungkan konsumen sebelum menentukan produk yang sesuai dengan anggaran mereka.
Selain harga, rasa dan tekstur juga menjadi pertimbangan utama. Faktor ini dipilih oleh 62% responden. Cita rasa yang sesuai dengan selera serta tekstur makanan setelah diolah dapat memengaruhi pilihan konsumen. Selisihnya tipis, kualitas produk berada di posisi berikutnya dengan persentase 61%.
Pertimbangan konsumen kemudian berlanjut pada aspek keamanan produk. Sebanyak 44% responden memperhatikan apakah frozen food yang dibeli telah terdaftar BPOM. Keberadaan informasi tersebut dapat membantu konsumen mengenali produk yang memenuhi ketentuan terkait keamanan pangan.
Sementara itu, tiga faktor lainnya memiliki persentase yang sama. Merek produk, promosi, dan tanggal kedaluwarsa masing-masing dipertimbangkan oleh 42% responden. Ketiganya menunjukkan bahwa informasi mengenai produk dan penawaran yang menyertainya juga dapat memengaruhi keputusan pembelian.
Dengan semakin beragamnya produk makanan beku di pasaran, konsumen memiliki lebih banyak pilihan untuk disesuaikan dengan kebutuhannya. Bagi pelaku usaha, kondisi ini menjadi peluang untuk memahami hal-hal yang benar-benar diperhatikan konsumen sehingga produk yang ditawarkan dapat lebih relevan dengan kebutuhan pasar.
Baca Juga: Seberapa Sering Gen Z Konsumsi Makanan Cepat Saji?
Sumber:
https://insight.jakpat.net/indonesian-frozen-food-consumption/
Ditulis oleh Annisa Rendanianti
Jurnalis data GoodStats Data
Bagikan statistik ini: