Daftar Isu PSN yang Paling Sering Diswasensor Jurnalis, Infrastruktur Tertinggi!

Sebanyak 60% responden mengaku pernah melakukan swasensor terkait topik infrastruktur.

7 Isu Proyek Strategis Nasional yang Paling Sering Diswasensor

(Tahun 2025)
Ukuran Fon:

Pembahasan mengenai proyek strategis nasional (PSN) banyak ditemukan di ruang publik karena dampaknya yang luas terhadap pembangunan ekonomi, lingkungan, hingga kehidupan sosial masyarakat. Namun dalam praktik peliputan, tidak semua isu PSN dapat disampaikan secara utuh. Sejumlah topik justru lebih sering disikapi dengan kehati-hatian berlebih, termasuk melalui praktik swasensor oleh jurnalis.

Baca Juga: Simak Besaran Upah Jurnalis 2024

Temuan dalam laporan Indeks Keselamatan Jurnalis (IKJ) 2025 yang disusun Yayasan Tifa bersama Konsorsium Jurnalis Aman dan Populix menunjukkan bahwa isu pembangunan infrastruktur menjadi topik PSN yang paling sering diswasensor. Dari 266 responden yang dilibatkan, 60% mengaku pernah melakukan swasensor terkait pembangunan jalan tol, bendungan, pelabuhan, dan proyek infrastruktur lain yang termasuk dalam kategori PSN.

Di posisi berikutnya, isu energi dan pertambangan menempati angka 44%. Topik ini mencakup proyek pembangkit listrik, smelter, serta sektor migas yang memiliki sensitivitas tinggi karena berkaitan dengan kepentingan ekonomi strategis dan dampak lingkungan jangka panjang. Selanjutnya, dampak sosial dari PSN seperti penggusuran dan konflik masyarakat tercatat sebesar 42%, menandakan bahwa aspek kemanusiaan dalam pembangunan juga menjadi area yang rawan dibatasi dalam peliputan.

Isu dampak lingkungan hidup berada pada angka 29%, diikuti pembahasan mengenai pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) serta proyek agraria atau pertanahan terkait PSN yang masing-masing mencapai 27%. Sementara itu, topik investasi asing dalam PSN tercatat sebesar 24%. Data ini menunjukkan bahwa aspek kebijakan, kepentingan ekonomi, dan perubahan ruang hidup masyarakat menjadi bagian dari isu yang sering diperlakukan dengan kehati-hatian tinggi.

Laporan IKJ juga mencatat intensitas praktik swasensor di kalangan responden. Sebanyak 41% responden mengaku pernah melakukan swasensor setidaknya satu kali. Sementara itu, 18% responden melakukan swasensor sebanyak 2–5 kali dalam satu tahun, dan 18% lainnya melakukannya 6–10 kali per tahun. Adapun 14% responden tercatat melakukan swasensor lebih dari 10 kali dalam setahun.

Secara keseluruhan, temuan ini menggambarkan bahwa peliputan PSN tidak hanya berkaitan dengan fungsi informasi publik, tetapi juga dipengaruhi oleh persepsi risiko yang dirasakan jurnalis.

Baca Juga: 10 Jenis Kekerasan yang Sering Dialami Jurnalis Indonesia 5 Tahun Terakhir

Sumber: www.tifafoundation.id/Media-IKJ2025

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook