Pernikahan memiliki signifikansi yang besar dalam kehidupan seseorang, terutama bagi mereka yang merasa telah mencapai kedewasaan. Ini adalah pilihan yang melibatkan penggabungan ikatan emosional dan hukum antara dua individu. Melalui pernikahan, pasangan berkomitmen untuk saling mendukung, berbagi perjalanan hidup, dan mengalami pertumbuhan bersama.
Gallup telah melakukan survey yang telah mengungkap beberapa bahasan yang menarik perhatian mengenai topik pernikahan dengan lebih mendalam. Melalui survei kali ini, mereka mengupas mengenai alasan seseorang memeutuskan untuk belum menikah.
Memang sudah diprediksi bahwa banyak faktor yang dapat mempengaruhi keputusan seseorang untuk belum menikah, Lalu bagaimanakah menurut survei ?
Menut survei Gallup tersebut terungkap bahwa sebagian individu (31%) belum merasa menemukan pasangan yang tepat untuk membina hubungan serius. Beberapa merasa terlalu muda atau belum siap (26%) untuk mengambil langkah pernikahan. Faktor keuangan (18%) juga menjadi pertimbangan, di mana beberapa orang mungkin ingin memastikan stabilitas finansial sebelum memasuki ikatan pernikahan.
Di sisi lain kehidupan yang sibuk membuat beberapa orang merasa kurang memiliki waktu (7%) untuk menangani komitmen pernikahan. Pertimbangan karir (6%) juga bisa menjadi faktor penting, terutama bagi mereka yang sedang berfokus pada pengembangan profesional.
Sejumlah responden (6%) mungkin masih menempuh pendidikan dan ingin lebih berfokus pada pendidikan mereka. Beberapa orang (4%) juga mengaku belum memiliki kepercayaan penuh terhadap orang lain. Ada juga yang menunggu lamaran atau proses pendekatan lebih lanjut sebelum memutuskan (2%) untuk menikah.