Isu Mendesak dalam Sistem Pilkada Indonesia

Politik uang hingga transparansi jadi deretan isu mendesak seputar sistem pilkada di Indonesia.

Masalah Mendesak dalam Sistem Pilkada Indonesia

(Tahun 2025)
Ukuran Fon:

Isu wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) lewat DPRD kembali mencuat akhir tahun 2025. Bukan tanpa alasan, Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, secara langsung mempertegas usulan ini di depan Presiden RI Prabowo Subianto pada Desember 2025.

"Khusus menyangkut pilkada, setahun lalu kami menyampaikan kalau bisa pilkada dipilih lewat DPRD saja. Banyak pro kontra, tapi setelah kita mengkaji, alangkah lebih baiknya memang kita lakukan sesuai dengan pemilihan lewat DPRD kabupaten/kota biar tidak lagi pusing-pusing. Saya yakin ini perlu kajian mendalam,” tutur Bahlil dalam sambutannya di peringatan HUT ke-61 Golkar, Jumat (5/12/2025), mengutip Kompas.

Di balik reaksi pro dan kontra terhadap usulan ini, survei Litbang Kompas menyebutkan bahwa 71,6% responden merasa sistem pilkada langsung seperti sekarang ini sudah berjalan baik, dengan hanya 25,6% yang menilai sistemnya masih buruk.

Baca Juga: 77% Publik RI Tidak Setuju dengan Wacana Pilkada Lewat DPRD

Ada ragam alasan di balik penilaian buruk tersebut. Sebanyak 43,3% responden merasa sistem pilkada di Indonesia masih diwarnai politik uang, menandakan minimnya transparansi di panggung demokrasi tanah air.

Selanjutnya, 17,2% responden ingin aturan pencalonan diri di pilkada lebih diperketat, agar siapapun yang mencalonkan diri tidak hanya berbakti pada agenda internal partai politik pengusung saja. 

Sebanyak 16,1% responden menginginkan sistem pilkada yang lebih transparan, 10% responden merasa biaya kampanye perlu diturunkan, dan 7,1% responden ingin meningkatkan jumlah pemilih. Adapun 6,3% responden memilih isu lain di luar masalah yang telah disebutkan.

Adapun survei ini melibatkan 510 responden dari 38 provinsi sesuai proporsi populasi di setiap provinsi pada 8-11 Desember 2025 melalui wawancara telepon. Diperoleh margin of error sebesar 4,24% dan tingkat kepercayaan sebesar 95%.

Baca Juga: Sentimen Warganet X terhadap Isu Pilkada Lewat DPRD

Sumber:

https://www.kompas.id/artikel/jajak-pendapat-kompas-demokrasi-jadi-alasan-utama-publik-ingin-pilkada-langsung?open_from=Riset_Litbang_Page

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook