Sanitasi Sekolah 2024/2025: Lebih dari 80% Sekolah Sudah Punya Sumber Air yang Cukup

Mayoritas sekolah di semua jenjang telah memiliki sumber air yang cukup, meski masih ada sebagian kecil yang terbatas.

Persentase Sekolah Menurut Kecukupan Sumber Air

(Tahun Ajaran 2024/2025)
Ukuran Fon:

Sanitasi merupakan salah satu prasarana penting dalam mendukung kelancaran proses belajar mengajar di sekolah. Lingkungan yang bersih dan sehat tidak hanya meningkatkan kenyamanan peserta didik, tetapi juga berperan dalam menjaga kesehatan dan konsentrasi selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tahun ajaran 2024/2025, kondisi sanitasi sekolah di Indonesia menunjukkan perkembangan yang cukup positif, khususnya dalam aspek ketersediaan sumber air.

Secara umum, seluruh jenjang pendidikan telah memiliki tingkat kecukupan sumber air di atas 80%. Pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sebanyak 89,86% sekolah tercatat memiliki sumber air yang cukup. Angka ini diikuti oleh Sekolah Menengah Atas (SMA) sebesar 87,66%, Sekolah Dasar (SD) 85,11%, dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebesar 84,87%.

Baca Juga: Bagaimana Keadaan Layanan Air Minum di Sekolah-Sekolah Indonesia?

Meskipun sebagian besar sekolah sudah masuk dalam kategori cukup, data juga memetakan kondisi sekolah yang masih dalam kategori kurang. Di tingkat SMP, tercatat masih ada 13,40% sekolah yang sumber airnya tergolong kurang, diikuti oleh SD sebesar 13,37%, SMA sebanyak 10,51%, dan SMK yang paling rendah di angka 8,01%.

Sementara itu, sekolah yang tercatat benar-benar tidak memiliki sumber air hanya berada di kisaran sangat kecil, yaitu antara 1% hingga 2% saja di tiap jenjangnya. Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun capaian sudah cukup baik, pemerataan fasilitas sanitasi masih menjadi tantangan yang perlu terus diperhatikan.

Ketersediaan sumber air yang memadai di mayoritas sekolah menunjukkan adanya kemajuan dalam pemenuhan kebutuhan dasar pendidikan. Dengan lebih dari 80% sekolah di setiap jenjang telah memiliki akses air yang cukup, kondisi ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan mendukung aktivitas harian peserta didik.

Meski demikian, masih adanya sebagian kecil sekolah dengan akses air terbatas maupun belum tersedia menunjukkan perlunya upaya pemerataan yang berkelanjutan. Ke depan, peningkatan akses air bersih di seluruh satuan pendidikan akan menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap peserta didik mendapatkan lingkungan belajar yang layak, sehat, dan setara di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga: 9% Sekolah Dasar di Indonesia Alami Krisis Air Bersih

Sumber:

https://www.bps.go.id/id/publication/2025/11/21/d048070f37740b0e04d99350/statistik-pendidikan-2025.html

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook