Rata-Rata Pendapatan Pekerja Informal Jakarta 2025 Menurut Pendidikan

Rerata pendapatan pekerja informal tamatan SMA di Jakarta mencapai Rp4,6 juta, tertinggi dibanding jenjang pendidikan lain.

Rata-Rata Pendapatan Pekerja Informal Jakarta Menurut Pendidikan

(Tahun 2025)
Ukuran Fon:

Perbedaan tingkat pendidikan masih menjadi faktor dalam menentukan besaran pendapatan pekerja di informal di Jakarta. Adapun pekerja informal merupakan kelompok tenaga kerja yang menjalankan kegiatan ekonomi di luar sistem formal, yang pada umumnya tidak terikat kontrak resmi dan tidak memiliki perlindungan ketenagakerjaan.

Sektor informal pun masih menjadi salah satu penopang utama penyerapan tenaga kerja di Indonesia, termasuk di DKI Jakarta, karena lebih mudah diakses juga tidak selalu mensyaratkan keterampilan khusus. Kondisi tersebut membuat sektor informal menjadi pilihan bagi sebagian masyarakat untuk memperoleh penghasilan.

Berdasarkan laman Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta, status dari pekerja informal mencakup berusaha sendiri, pekerja bebas di sektor pertanian, dan nonpertanian. Data yang ditampilkan juga disajikan berdasarkan wilayah kabupaten/kota serta tingkat pendidikan yang ditamatkan.

Baca Juga: Jumlah Pendapatan Pemerintah dari Pajak Terus Meningkat

Pada 2025, rata-rata penghasilan bulanan pekerja di sektor ini tercatat bervariasi, mencerminkan adanya perbedaan kondisi ekonomi yang dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan maupun jenis pekerjaan yang dijalani, mulai dari tingkat SD hingga SMA ke atas.

Untuk pekerja tamatan SD, Jakarta Barat menjadi wilayah dengan rerata pendapatan tertinggi sebesar Rp3,9 juta. Disusul oleh Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Berdasarkan tamatan SMP, Jakarta Selatan berada di posisi pertama dengan rerata pendapatan Rp4,6 juta, diikuti oleh Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

Kemudian tamatan SMA ke atas, Jakarta Selatan kembali mencatatkan posisi teratas, wilayah dengan rerata pendapatan pekerja informal dengan Rp5,4 juta, disusul Jakarta Barat dan Jakarta Timur.

Secara umum, pada kelompok tamatan SD dan SMP, rata-rata pendapatan pekerja informal di keseluruhan wilayah Jakarta berada di Rp3,7 juta per bulan. Kenaikan pendapatan terlihat pada kelompok tamatan SMA ke atas dengan mencatat rata-rata penghasilan pekerja informal sebesar Rp4,6 juta per bulan.

Meski demikian, pendapatan pekerja informal cenderung lebih fluktuatif dibandingkan pekerja formal. Besaran penghasilan sangat dipengaruhi oleh jenis usaha, tingkat permintaan pasar, hingga pengalaman kerja yang dimiliki. Selain itu, pekerja informal juga umumnya tidak menerima fasilitas seperti jaminan kesehatan, tunjangan, maupun kepastian upah tetap setiap bulan.

Baca Juga: AI Bantu Tingkatkan Pendapatan Perusahaan, Terbesar di Unit Pemasaran

Sumber:

https://jakarta.bps.go.id/id/statistics-table/3/YUZaaVpXa3ZVbGx5Y25kMFVHa3pWMWd3UTFBMlFUMDkjMyMzMTAw/rata-rata-pendapatan-bersih-sebulan-pekerja-informal-sup-1--sup--menurut-kabupaten-kota-dan-pendidikan-tertinggi-yang-ditamatkan-di-provinsi-dki-jakarta--rupiah-.html?year=2025

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook