Pada pertengahan Juni 2026, gelombang demonstrasi kembali menyita perhatian publik RI. Aksi tersebut dipicu oleh meningkatnya keresahan masyarakat terhadap berbagai persoalan ekonomi dan kebijakan pemerintah. Sejumlah isu yang diangkat dalam demonstrasi antara lain kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, tingginya harga kebutuhan pokok, dan pelemahan nilai tukar rupiah yang dinilai semakin menekan daya beli masyarakat.
Baca Juga: 78% Publik Dukung Aksi Demonstrasi di Indonesia
Selain itu, massa aksi juga menuntut evaluasi terhadap sejumlah program pemerintah, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Demonstrasi turut membawa isu peninjauan kembali Undang-Undang Kepolisian, penolakan terhadap militerisme, serta tuntutan peningkatan akses pendidikan yang lebih terjangkau dan berkualitas.
Berdasarkan pemantauan Drone Emprit, isu aksi demonstrasi pada pertengahan Juni 2026 diberitakan dalam 6.661 artikel media online dengan total 13.100 mentions. Sementara itu, di media sosial tercatat sebanyak 157.952 sample mentions yang berasal dari berbagai platform, seperti Twitter/X, Facebook, Instagram, dan TikTok. Pengumpulan data dilakukan pada 11-15 Juni 2026
Di Instagram, percakapan mengenai aksi demonstrasi didominasi oleh sentimen positif sebesar 51,5%. Dominasi sentimen positif dipengaruhi oleh maraknya praktik citizen journalism, di mana pengguna Instagram membagikan foto, video, dan siaran langsung dari lokasi demonstrasi sehingga memperluas akses publik terhadap informasi di lapangan.
Selain itu, Bundaran HI dipandang sebagai simbol perlawanan dan ruang ekspresi demokratis yang memiliki makna historis bagi gerakan mahasiswa. Di sisi lain, kritik terhadap pengerahan aparat bersenjata turut memperkuat sentimen positif terhadap gerakan demonstrasi.
Sementara itu, sentimen negatif mencapai 39,3%. Percakapan negatif terutama dipicu oleh keluhan masyarakat terkait terganggunya aktivitas pekerja akibat kemacetan. Selain itu, perdebatan mengenai tuntutan evaluasi dan penghapusan program MBG turut memunculkan perbedaan pandangan di kalangan warganet. Adapun 9,2% percakapan lainnya bersifat netral.
Baca Juga: Aksi Demonstrasi pada Pertengahan Juni 2026 Tuai Respons Positif di Media Online
Sumber:
https://pers.droneemprit.id/aspirasi-publik-dalam-aksi-demonstrasi-pertengahan-juni-2026/