Sentimen Warganet Instagram terhadap Penanganan Karhutla di Kalimantan

Isu penanganan karhutla di Instagram pada Agustus 2026 didominasi sentimen negatif sebesar 45,1%, diikuti sentimen positif 37,4%, dan netral 17,5%.

Sentimen Warganet Instagram terhadap Penanganan Karhutla

(Agustus 2026)

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian publik ketika titik panas meningkat dan asap menyelimuti sejumlah wilayah di Kalimantan. Dampaknya tidak hanya terasa terhadap lingkungan, tetapi juga kesehatan masyarakat dan aktivitas sehari-hari. Kabut asap pekat dapat menurunkan kualitas udara, mengganggu jarak pandang, hingga memengaruhi kegiatan pendidikan dan penerbangan.

Baca Juga: Sentimen Publik RI terhadap Penanganan Karhutla di Media Online

Perhatian terhadap karhutla juga berkembang di ruang digital. Media sosial menjadi tempat masyarakat menyampaikan keluhan, kritik, dukungan, maupun informasi mengenai kondisi di lapangan. Berdasarkan pemantauan Drone Emprit, isu penanganan karhutla diberitakan dalam 39.063 artikel media online. Sementara itu, tercatat 72.158 sample mentions dari Twitter/X, Facebook, Instagram, TikTok, serta media online. Data tersebut dikumpulkan pada 1-25 Agustus 2026 hingga pukul 23.59 WIB.

Di Instagram, Drone Emprit mencatat sekitar 2 ribu mentions terkait isu karhutla. Sentimen negatif menjadi proporsi terbesar dengan 45,1%. Sementara itu, sentimen positif mencapai 37,4%, sedangkan 17,5% lainnya tergolong netral. Komposisi tersebut menunjukkan bahwa pembahasan mengenai penanganan karhutla di Instagram lebih banyak diwarnai kritik dibandingkan dukungan.

Percakapan positif antara lain muncul melalui dokumentasi konten kreator mengenai perjuangan petugas dalam memadamkan api. Dukungan juga diberikan terhadap langkah percepatan penanganan, termasuk penambahan helikopter untuk membantu proses pemadaman. Selain itu, terdapat konten positif mengenai sejumlah figur publik yang mendorong perhatian lebih besar terhadap dampak karhutla.

Di sisi lain, sentimen negatif banyak dipicu oleh dampak kebakaran terhadap satwa dan lingkungan. Video viral mengenai orangutan serta satwa liar yang kehilangan habitat turut memunculkan simpati sekaligus kecaman terhadap kondisi kebakaran. Warganet juga mempertanyakan anggapan bahwa karhutla semata-mata merupakan fenomena alam dan menyoroti dugaan pembakaran lahan secara sengaja.

Percakapan di Instagram turut menyinggung dampak asap yang melintasi batas negara. Rencana atau langkah Malaysia untuk melayangkan surat resmi dan aduan kepada ASEAN terkait kabut asap menjadi salah satu isu yang memperkuat sentimen negatif. Kritik juga diarahkan pada respons pemerintah yang dinilai terlambat serta dugaan kurangnya prioritas terhadap penanganan bencana.

Dengan proporsi sentimen negatif sebesar 45,1%, percakapan warganet Instagram menunjukkan bahwa persoalan karhutla tidak hanya dipandang sebagai isu lingkungan. Penanganannya juga menjadi perhatian publik terkait kesehatan, perlindungan satwa, penegakan hukum, hingga respons pemerintah terhadap krisis.

Baca Juga: Penanganan Karhutla di Kalimantan Tuai 61,2% Sentimen Negatif di X

Sumber:

https://x.com/droneempritoffc/status/2092806559244153143?s=46

Annisa Rendanianti
Ditulis oleh Annisa Rendanianti

Jurnalis data GoodStats Data

Lupa Sandi?

atau masuk dengan akun media sosial

Esc