Jenis-Jenis Kanker yang Paling Banyak Diderita Anak Indonesia Pada 2022
Masyarakat • 16 Februari 2023Selaras dengan data WHO, Leukemia menjadi kanker yang paling banyak diderita oleh anak-anak.
Selaras dengan data WHO, Leukemia menjadi kanker yang paling banyak diderita oleh anak-anak.
Asia merupakan benua terpadat di bumi
Sebagian besar universitas dengan jumlah mahasiswa terbanyak di dunia berlokasi di Mesir
Selama kurun waktu Oktober 2021-September 2022, jumlah terdakwa yang dijatuhi hukuman mati sebanyak 31 vonis
Jalak Bali menjadi salah satu satwa di Indonesia yang terancam punah dengan total populasi yang tersisa 39 ekor
Inggris dan Amerika Serikat tempat bagi universitas terbaik di dunia
Indonesia memiliki jajaran gunung yang banyak dengan ketinggian mencapai 4.000 mdpl, salah satunya Gunung Jayawijaya
Danau Kaspia menjadi danau terluas di dunia dengan luas sebesar 371 ribu km2
Mekkah menjadi kota dengan tingkat kemacetan paling rendah di dunia dengan persentase 7 persen
Provinsi dengan rumah sakit terbanyak ada di Jawa Barat dengan 329 unit
Indonesia menempati posisi ketujuh dengan menyumbang 2% dari luas total hutan dunia
China masih menjadi pemegang pertama dengan total populasi terbanyak di dunia dengan 1,42 miliar jiwa
Jumlah penumpang kereta api mulai mengalami peningkatan setelah 2 tahun pandemi
Bukan Indonesia, tetapi tiga besar negara dengan jumlah pulau terbanyak ada di kawasan Nordik
Tiktok menyandang gelar aplikasi hiburan dengan unduhan tertinggi di seluruh dunia.
Gempa bumi di Nepal pada 2015 jadi gempa dengan kekuatan terbesar dalam 10 tahun terakhir
Negara dengan pengguna Youtube terbanyak didominasi oleh negara-negara di Asia
PTN terfavorit didominasi oleh PTN yang berada di Pulau Jawa
Indonesia tengah menggencarkan sistem tilang elektronik dengan memasang kamera ETLE yang tersebar di 34 provinsi
Program vaksinasi di Indonesia perlahan-lahan mulai mencapai target sasaran
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook