Kenapa Peserta Didik Indonesia Ogah Habiskan MBG?
Sosial • 27 November 2025Selain alasan internal berupa sudah kenyang (19,9%), faktor dari luar seperti makanan basi atau berbau (19,6%) menjadi sebab utama anak didik tidak habiskan MBG
Selain alasan internal berupa sudah kenyang (19,9%), faktor dari luar seperti makanan basi atau berbau (19,6%) menjadi sebab utama anak didik tidak habiskan MBG
Menurut peserta didik, hemat uang jajan (16,7%) jadi tujuan utama pelaksanaan MBG, diikuti supaya pola makan teratur (7,1%) dan bisa konsentrasi belajar (6,5%)
Sebanyak 10,81% ruang kelas SD di Indonesia tergolong ke dalam rusak berat. Hanya 39,68% kelas yang dalam kondisi baik
Selain Papua Selatan (1,23 ribu), provinsi lainnya asal Papua juga masuk jajaran provinsi dengan jumlah sekolah tersedikit pada Semester Ganjil 2025/2026
Jawa Timur (67,5 ribu) jadi provinsi dengan total sekolah terbanyak pada Semester Ganjil 2025/2026, diikuti Jawa Barat (63,76 ribu) dan Jawa Tengah (53,15 ribu)
Jawa Barat (494,2 ribu) jadi provinsi dengan jumlah guru terbanyak pada Semester Ganjil 2025/2026, diikuti Jawa Timur (411,8 ribu) dan Jawa Tengah (355,4 ribu)
AADC menduduki bangku kedua dalam daftar film Nicholas Saputra dengan rating tertinggi versi IMDb. Seri keduanya, AADC 2 turut bertengger di posisi kelima
Sebanyak 7 dari 10 provinsi dengan jumlah guru tersedikit pada Semester Ganjil 2025/2026 berasal dari wilayah timur Indonesia
Jawa Tengah (8,56 ribu) menjadi provinsi dengan jumlah desa terbanyak di Indonesia pada tahun 2024, diikuti Jawa Timur (8,49 ribu) dan Aceh (6,51 ribu)
Rasa dan kualitas makanan (52%) jadi alasan utama responden tidak menyukai MBG, diikuti menu (33,5%) dan jadwal makan (22,1%)
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook