Makanan kering menjadi salah satu kategori yang cukup diminati di e-commerce karena praktis disimpan, punya masa simpan lebih lama, dan siap disantap kapan saja. Mulai dari camilan, buah kering, hingga abon, produk-produk ini banyak dipilih untuk stok makanan sehari-hari maupun oleh-oleh.
Berdasarkan analisa Compas untuk periode Kuartal I 2026, Grandville masih mempertahankan posisinya sebagai brand makanan kering terlaris di Shopee Indonesia dengan pangsa pasar 3,82%. Di posisi kedua, Safiya mencatat kenaikan signifikan dari peringkat tujuh dengan pangsa 2,59%.
Daftar ini juga diwarnai oleh pendatang baru. Date Crown langsung masuk ke urutan tiga dengan pangsa pasar 1,57%, sementara Karwati turun satu tingkat ke peringkat empat (1,26%). Bumboo sendiri masih bertahan di posisi lima dengan 1,12%.
Baca Juga: 10 Alasan Orang Indonesia Suka Pesan Makanan Online
Pergerakan lain terlihat pada Casheli yang naik dari posisi delapan ke enam dengan pangsa 1%. Sebaliknya, Abon Ayam Kanjeng Mami turun dari posisi empat ke tujuh dengan 0,85%.
Selain itu, Golden Valley, Palm Frutt, dan Saad juga berhasil masuk sebagai pendatang baru di daftar sepuluh besar. Ketiganya masing-masing menempati posisi delapan (0,72%), sembilan (0,69%), dan sepuluh (0,66%).
Menariknya, dari sepuluh brand terlaris tersebut, hanya satu brand global yang masuk daftar, yaitu Date Crown. Sementara sisanya merupakan produk lokal Indonesia. Hal ini menunjukkan kuatnya dominasi brand dalam negeri di kategori makanan kering, terutama lewat variasi produk dan kedekatan dengan selera konsumen lokal.
Data ini dihimpun dari toko resmi dan non-resmi di Shopee dengan mempertimbangkan produk yang memiliki rating minimal bintang empat, sehingga tidak hanya mencerminkan tingginya penjualan, tetapi juga tingkat kepuasan konsumen terhadap produk makanan kering yang beredar di pasaran.
Baca Juga: Penjualan Makanan & Minuman di E-Commerce Turun Pasca Ramadan 2025
Sumber:
https://www.instagram.com/p/DYeltYPEldj/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==