Indeks Pembangunan Manusia (IPM) adalah ukuran yang digunakan untuk melihat kualitas hidup masyarakat di suatu daerah. Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) IPM disusun dari tiga indikator utama, yaitu kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. Kesehatan diukur melalui umur harapan hidup saat lahir, aspek pendidikan diukur melalui harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah, sedangkan standar hidup layak diukur dari pengeluaran riil per kapita.
Baca Juga: Indeks Pembangunan Manusia Kembali Naik pada 2025
Dalam hal pembangunan daerah, IPM berperan strategis sebagai alat evaluasi keberhasilan kebijakan pemerintah. Nilai IPM yang tinggi menunjukkan bahwa masyarakat memiliki akses yang lebih baik terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan ekonomi. Sebaliknya, nilai IPM yang rendah menjadi sinyal bahwa masih terdapat tantangan pembangunan yang perlu segera diatasi. Oleh karena itu, IPM sering digunakan untuk membandingkan kemajuan pembangunan antarwilayah sekaligus menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Berdasarkan data BPS tahun 2025, IPM Provinsi Jawa Timur mencapai angka 76,13. Angka ini menunjukkan bahwa pembangunan manusia di Jawa Timur sudah cukup baik, meskipun masih ada perbedaan antara satu daerah dengan daerah lainnya. Beberapa daerah, terutama wilayah perkotaan, memiliki nilai IPM yang lebih tinggi karena fasilitas dan layanan yang lebih lengkap.
Kota Surabaya berada di posisi pertama dengan nilai IPM 85,65. Di bawahnya ada Kota Malang dengan nilai 85,55 dan Kota Madiun sebesar 85,12. Selanjutnya, Kabupaten Sidoarjo memiliki nilai 83,35, disusul Kota Kediri sebesar 82,71 dan Kota Mojokerto dengan 82,35.
Kota Blitar mencatat nilai 82,03, sementara Kota Batu memiliki nilai 80,35. Dua daerah lainnya, yaitu Kabupaten Gresik dan Kota Pasuruan, masing-masing memiliki skor 79,69 dan 79,52.
Tingginya IPM di daerah-daerah tersebut tidak terlepas dari dukungan fasilitas pendidikan yang berkualitas, layanan kesehatan yang memadai, serta aktivitas ekonomi yang berkembang pesat. Hal ini tidak lepas dari peran pemerintah daerah dan dukungan masyarakat. Ke depan, tantangan yang perlu diperhatikan adalah bagaimana meningkatkan IPM di daerah lain agar pembangunan bisa merata dan semua masyarakat di Jawa Timur dapat merasakan kualitas hidup yang lebih baik.
Baca Juga: Jakarta & Jatim Jadi Penyumbang Utama Pertumbuhan Ekonomi Jawa pada 2025
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/publication/2026/04/24/f96755ab0e48765d028c0462/indeks-pembangunan-manusia-2025.html