Indeks Pembangunan Manusia Kembali Naik pada 2025

IPM Indonesia naik menjadi 75,9 pada 2025, dengan seluruh dimensi catatkan perbaikan.

Perkembangan Indeks Pembangunan Manusia Indonesia

(2020-2025)
Ukuran Fon:

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia kembali mencatat kenaikan pada tahun 2025. Hal ini menandakan perbaikan berkelanjutan dalam kualitas hidup masyarakat.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), IPM pada 2025 mencapai 75,9, naik 0,88 poin dari 2024 yang sebesar 75,02 poin. Sejak 2020, IPM terus mengalami peningkatan. IPM pada 2020 tercatat sebesar 72,81, yang kemudian naik menjadi 73,16 pada tahun berikutnya. Memasuki 2022, IPM Indonesia naik mencapai 73,77 poin, dan terus naik stabil menjadi 74,39.

DKI Jakarta tercatat jadi provinsi dengan IPM tertinggi, jauh di atas rata-rata nasional sebesar 85,05. Sebaliknya, Papua Pegunungan menorehkan skor terendah dengan hanya 54,91. IPM di seluruh provinsi di Jawa, Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi tercatat masuk kategori tinggi, sedangkan di wilayah lain masih ada yang masuk kategori sedang dan rendah.

IPM sendiri diukur melalui tiga dimensi dasar, yakni kesehatan (umur harapan hidup saat lahir), pendidikan (harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah), serta standar hidup layak (pengeluaran riil per kapita). Skor ini merepresentasikan kualitas hidup di suatu wilayah. Semakin besar skornya, maka semakin baik kualitas hidupnya, begitu pula sebaliknya.

Pada 2025 ini, umur harapan hidup saat lahir mencapai 74,47 tahun, naik 0,32 tahun dibanding tahun sebelumnya. 

Sementara itu, harapan lama sekolah penduduk di atas 7 tahun mencapai 13,3 tahun, juga meningkat 0,09 tahun dibanding 2024. Rata-rata lama sekolah untuk penduduk umur 25 tahun ke atas naik 0,22 tahun menjadi 9,07 tahun.

Terakhir, pengeluaran riil per kapita per tahun naik Rp461 ribu menjadi Rp12,8 juta.

Baca Juga: IPM Naik, Ini 10 Provinsi dengan Kualitas Hidup Terbaik 2024

Sumber:

https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2025/11/05/2480/indeks-pembangunan-manusia--ipm-.html

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook