10 Kawasan Konservasi dengan Deforestasi Terbesar 2025

Mayoritas deforestasi di kawasan konservasi tahun 2025 terjadi di Sumatra dan Papua, dua wilayah dengan tutupan hutan terbesar di Indonesia.

10 Kawasan Konservasi dengan Deforestasi Terluas

(Tahun 2025)
Ukuran Fon:

Sepanjang 2025, sejumlah kawasan konservasi tercatat mengalami kehilangan tutupan hutan dalam skala yang cukup besar, bahkan di wilayah yang selama ini dikenal sebagai benteng terakhir keanekaragaman hayati.

Berdasarkan data Auriga Nusantara, Taman Nasional Kerinci Seblat berada di posisi pertama sebagai kawasan konservasi dengan deforestasi terbesar pada tahun 2025, mencatat luas deforestasi terbesar dengan angka mencapai 6.362 hektare (ha).

Kawasan ini membentang di empat provinsi, yakni Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu, dan Sumatra Selatan, mencakup sejumlah kabupaten seperti Kerinci, Merangin, hingga Rejang Lebong.

Baca Juga: Indonesia Peringkat Ke-2 Negara dengan Deforestasi Terbesar

Selanjutnya, Suaka Margasatwa Pegunungan Jayawijaya berada di bangku kedua dengan deforestasi seluas 3.210 ha. Kawasan ini terletak di wilayah pegunungan Papua, khususnya di Kabupaten Jayawijaya dan sekitarnya yang dikenal dengan ekosistem pegunungan tropis yang unik.

Di peringkat ketiga, Taman Nasional Gunung Leuser mengalami deforestasi sebesar 1.379 ha. Kawasan ini berada di Provinsi Aceh dan Sumatra Utara, mencakup wilayah Aceh Tenggara, Gayo Lues, dan Langkat.

Berikutnya, Suaka Margasatwa Lingga Isaq mencatat deforestasi seluas 1.199 ha. Kawasan ini berada di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah di Provinsi Aceh yang merupakan bagian penting dari lanskap hutan Sumatra.

Cagar Alam Enarotali di Papua Tengah menduduki peringkat kelima sebagai kawasan konservasi dengan deforestasi terbesar di Indonesia pada tahun 2025, dengan data deforestasi sebesar 1.049 ha. Wilayah ini berada di sekitar Kabupaten Paniai, yang dikenal dengan bentang alam danau dan pegunungan.

Masih dari Papua, Taman Nasional Mamberamo Foja mencatat kehilangan hutan seluas 950 ha. Kawasan ini berada di wilayah Kabupaten Mamberamo Raya dan sekitarnya yang dikenal sebagai salah satu kawasan hutan hujan tropis terbesar di Indonesia.

Adapun Taman Nasional Lorentz bertengger di urutan ketujuh dengan deforestasi sebesar 889 ha. Taman nasional ini terletak di Provinsi Papua dan Papua Tengah, mencakup wilayah seperti Mimika dan Asmat, serta dikenal sebagai kawasan konservasi terbesar di Asia Tenggara.

Selanjutnya, Cagar Alam Pegunungan Tamrau Selatan di Papua Barat mencatat deforestasi sebesar 796 hektare. Kawasan ini berada di Kabupaten Tambrauw yang memiliki ekosistem hutan hujan pegunungan yang masih relatif alami.

Urutan kesembilan diduduki oleh Cagar Alam Batang Pangean I di Provinsi Riau mengalami deforestasi sebesar 779 ha. Wilayah ini berada di sekitar Kabupaten Kuantan Singingi dan termasuk dalam bentang alam hutan Rimbang Baling.

Terakhir, Suaka Margasatwa Bukit Rimbang Bukit Baling menutup pemeringkatan daftar sepuluh kawasan konservasi yang paling terdampak deforestasi di Indonesia dengan angka seluas 539 ha. Kawasan ini juga berada di Provinsi Riau, tepatnya di Kabupaten Kampar dan Kuantan Singingi yang menjadi habitat penting bagi satwa liar seperti harimau Sumatra.

Baca Juga: Kemenhut Targetkan Laju Deforestasi Turun Jadi 94 Ribu Ha pada 2029

Sumber:

https://auriga.or.id/press_release/detail/65/status-of-deforestation-in-indonesia-2025

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook