Panjang jalan menjadi salah satu indikator penting dalam melihat konektivitas dan pembangunan infrastruktur di suatu wilayah. Semakin luas wilayah dan semakin tinggi aktivitas ekonomi, maka biasanya semakin besar pula kebutuhan akan jaringan jalan yang lebih panjang.
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), panjang jalan di Indonesia mencapai 538.102 km, dengan rincian jalan nasional sepanjang 47.605 km, jalan provinsi sepanjang 59.462 km, dan jalan kabupaten/kota yang mencapai 431.035 ribu km. Klasifikasi ini didasarkan tingkat kewenangan pemerintahannya.
Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan jalan terpanjang, mencapai sekitar 42.976 km. Angka ini mencerminkan kompleksitas jaringan transportasi di provinsi dengan populasi besar dan aktivitas ekonomi yang tersebar luas. Jalan di Jawa Timur juga didominasi jalan di bawah kewenangan pemerintah kabupaten/kota yang mencapai 27.448 km.
Baca Juga: 41% Jalan Nasional di Indonesia dalam Kondisi Baik
Di posisi kedua, Sumatra Utara memiliki total panjang jalan sekitar 40.085 km, diikuti Jawa Tengah dengan 31.469 km. Sementara itu, Sulawesi Selatan juga masuk dalam jajaran teratas dengan total 30.047 km, menunjukkan perannya sebagai pusat konektivitas di kawasan timur Indonesia.
Selanjutnya, Jawa Barat mencatat sekitar 28.626 km. Di wilayah Sumatera, Aceh dan Riau masing-masing memiliki sekitar 23.874 km dan 23.362 km panjang jalan. Nusa Tenggara Timur bertengger di peringkat kedelapan dengan 22.732 km.
Posisi berikutnya ditempati oleh Sumatra Barat dengan 21.494 km, serta Sumatra Selatan dengan sekitar 19.348 km.
Panjang jalan tidak hanya dipengaruhi jumlah penduduk, melainkan juga luas wilayah dan kebutuhan distribusi barang serta mobilitas antarwilayah. Provinsi dengan wilayah luas seperti di Sumatra cenderung membutuhkan jaringan jalan panjang untuk menghubungkan daerah yang tersebar.
Baca Juga: Ragam Kondisi Jalan Indonesia Menurut Tingkat Kewenangan
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/publication/2026/02/27/a43f03f45543dc4e9942f44c/statistik-indonesia-2026.html