15% Anak Muda Indonesia Gunakan Pinjol untuk Gaya Hidup

Sebanyak 15,9% pemuda Indonesia menggunakan pinjol untuk penuhi gaya hidup.

Alasan Anak Muda Menggunakan Pinjaman Online

(Tahun 2026)
Ukuran Fon:

Pinjaman online (pinjol) tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan mendesak, tetapi juga mulai digunakan untuk mendukung gaya hidup di kalangan anak muda Indonesia. Kemudahan akses serta proses pencairan dana yang cepat membuat layanan ini semakin populer, khususnya di era digital. 

Menurut survei Muda Bicara ID, sebanyak 59,38% anak muda Indonesia mengaku pernah menggunakan layanan pinjol atau paylater untuk membeli sesuatu pada 2026. Sementara itu, sebanyak 40,63% responden menyatakan belum pernah menggunakan pinjol.

Mayoritas anak muda menggunakan pinjol untuk kebutuhan mendesak seperti membayar biaya berobat, medis, dan lain-lain, dengan persentase sebesar 46,2%. Sementara itu, sebanyak 25,1% responden mengaku memanfaatkan pinjol untuk bertahan hidup atau memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Baca Juga: 10 Provinsi dengan Utang Pinjol Tertinggi 2025, Jawa Barat Teratas

Di sisi lain, sebanyak 15,9% anak muda menggunakan pinjol untuk kebutuhan gaya hidup yakni membeli barang tersier. Angka ini menunjukkan bahwa sebagian generasi muda mulai menjadikan layanan pinjaman digital sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan konsumtif, seperti belanja, mengikuti tren, hingga menunjang aktivitas sosial.

Selain itu, sebanyak 9,3% responden menggunakan pinjol untuk kebutuhan rekreasi yang membutuhkan biaya tinggi seperti konser musik hingga liburan, sedangkan 3,5% lainnya untuk berbagai kebutuhan lain di luar kategori utama.

Fenomena penggunaan pinjol untuk gaya hidup mencerminkan perubahan pola konsumsi masyarakat, terutama di kalangan generasi muda yang akrab dengan layanan keuangan digital. Namun, penggunaan pinjaman untuk kebutuhan nonprioritas juga berpotensi meningkatkan risiko masalah keuangan apabila tidak disertai kemampuan pengelolaan utang yang baik. 

Adapun Survei Nasional Muda Bicara ID ini dilakukan pada 1-30 Maret 2026 dengan melibatkan 800 responden berusia 17-40 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui computer-assisted self interviewing, sementara pemilihan sampel menggunakan stratified random sampling untuk memastikan sampel terpilih dapat menjadi representasi proporsional dari setiap subkelompok populasi.

Baca Juga: Kalahkan Gen Z, Mayoritas Pengguna Pinjol 2025 adalah Milenial

Sumber:

https://www.mudabicara.id/kajian/rilis-laporan-survei-nasional-muda-bicara-id-q1/

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook