15 Ribu Pekerja Terkena PHK pada Januari-April 2026, Jawa Barat Terbanyak

Pada Januari-April 2026, sebanyak 15.425 pekerja terkena PHK, dengan Jawa Barat tertinggi mencapai 3.339 pekerja.

10 Provinsi dengan Jumlah Tenaga Kerja Ter-PHK Terbanyak

(Januari-April)
Ukuran Fon:

Pemutusan hubungan kerja (PHK) masih menjadi tantangan serius di sektor ketenagakerjaan pada awal tahun 2026. Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), sepanjang periode Januari-April 2026 tercatat sebanyak 15.425 tenaga kerja mengalami PHK dan terdaftar sebagai peserta program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Baca Juga: 28 Perusahaan Penyebab Banjir Sumatra Telah Dicabut Izinnya

Jika dilihat dari persebarannya, Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah tenaga kerja ter-PHK paling banyak, yaitu mencapai 3.339 orang atau sekitar 21,65% dari total keseluruhan. Tingginya angka tersebut sejalan dengan karakter Jawa Barat sebagai salah satu pusat industri terbesar di Indonesia, khususnya sektor manufaktur dan padat karya yang sangat sensitif terhadap perubahan permintaan pasar.

Setelah Jawa Barat, Kalimantan Selatan mencatat 1.581 kasus PHK, disusul Banten sebanyak 1.536 pekerja dan Jawa Timur sebesar 1.367 pekerja. Sementara itu, Kalimantan Timur mencatat 1.237 pekerja terkena PHK dan DKI Jakarta sebanyak 1.140 pekerja. Jawa Tengah berada di posisi berikutnya dengan 983 kasus, diikuti Sumatra Selatan sebanyak 695 pekerja, Sumatra Utara 547 pekerja, serta Sulawesi Selatan sebanyak 360 pekerja.

Sebaran PHK di berbagai daerah menunjukkan bahwa tekanan ekonomi tidak hanya dirasakan di pusat industri utama, tetapi juga mulai meluas ke sejumlah wilayah lain. Kondisi tersebut dapat berdampak pada daya beli masyarakat, terutama bagi rumah tangga yang menggantungkan pendapatan dari sektor formal dan industri padat karya. Ketika jumlah pekerja yang kehilangan pekerjaan meningkat, konsumsi rumah tangga juga berpotensi melambat dan memengaruhi aktivitas ekonomi secara lebih luas.

Di sisi lain, program JKP menjadi salah satu bentuk perlindungan sosial bagi pekerja yang terdampak PHK. Namun, tingginya angka PHK menunjukkan bahwa tantangan ketenagakerjaan masih belum sepenuhnya teratasi. Kondisi ini menegaskan pentingnya penciptaan lapangan kerja baru dan peningkatan keterampilan tenaga kerja agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

Baca Juga: 7 Provinsi dengan Jumlah Perusahaan Peserta BPJS Ketenagakerjaan Terbanyak

Sumber:

https://satudata.kemnaker.go.id/data/kumpulan-data/3610

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook