75% Publik Ingin Polisi Bersih dari Pungli dan Suap, Apa Harapan Lainnya?

Kepolisian yang lebih adil dan profesional juga jadi salah satu harapan publik dengan persentase 71%.

Harapan Masyarakat terhadap Kepolisian RI

(Tahun 2026)
Ukuran Fon:

Kepolisian merupakan salah satu institusi yang memiliki peran penting dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat. Seiring perkembangan zaman, harapan publik terhadap peningkatan kualitas layanan dan kinerja kepolisian juga terus berkembang.

Pada 2026, GoodStats merilis survei berjudul Pengalaman dan Harapan terhadap Oknum dan Institusi Kepolisian RI yang mengungkap pengalaman, penilaian, serta harapan masyarakat terhadap institusi kepolisian di Indonesia.

Survei tersebut melibatkan 1.000 responden pada 15 April hingga 27 Juni 2026. Komposisi responden terdiri atas 53% laki-laki dan 47% perempuan, dengan mayoritas berusia 18 hingga 24 tahun (33%). Sebagian besar responden juga berasal dari Pulau Jawa (71%), sementara 29% lainnya berasal dari luar Pulau Jawa.

Baca Juga: Survei Goodstats: Bagaimana Kesan Polisi dari Kacamata Publik RI 2026?

Berdasarkan hasil survei tersebut, kepolisian yang bersih dari praktik pungutan liar (pungli) dan suap menjadi harapan terbesar masyarakat terhadap perbaikan institusi kepolisian. Sebanyak 75% responden menilai aspek tersebut sebagai prioritas utama yang perlu diwujudkan.

Selanjutnya, kepolisian yang lebih adil, profesional, dan tidak pandang bulu menjadi harapan 71% responden. Adapun kepolisian yang lebih humanis dan dekat dengan masyarakat juga menjadi salah satu harapan publik dengan persentase 23%. Sementara itu, 25% responden menyampaikan harapan lain di luar pilihan yang tersedia dalam survei.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat menaruh perhatian besar terhadap aspek integritas dan profesionalisme dalam tubuh kepolisian. Harapan agar institusi kepolisian terbebas dari praktik pungutan liar dan suap, serta mampu menegakkan hukum secara adil tanpa pandang bulu, menjadi indikator bahwa publik menginginkan pelayanan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Di sisi lain, keinginan agar polisi lebih humanis juga mencerminkan pentingnya membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Pada pertanyaan lain dalam survei yang sama, GoodStats juga mengukur tingkat kepercayaan masyarakat terhadap terwujudnya kepolisian yang bersih, profesional, dan mengayomi.

Hasilnya, sebanyak 40% responden mengaku belum percaya kondisi tersebut dapat terwujud, sementara hanya 1,4% yang menyatakan sangat percaya.

Temuan ini menunjukkan masih adanya kesenjangan antara harapan publik dan tingkat kepercayaan terhadap institusi kepolisian. Oleh karena itu, upaya memperkuat integritas, meningkatkan profesionalisme, serta menghadirkan pelayanan yang lebih transparan dan humanis menjadi aspek yang dinilai penting untuk terus dibenahi guna membangun kepercayaan masyarakat.

Baca Juga: 74% Publik RI Punya Pengalaman Buruk Ketika Berurusan dengan Polisi

Sumber:

https://goodstats.id/publication/pengalaman-dan-harapan-terhadap-oknum-dan-institusi-kepolisian-ri-UjlCB

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook