Akses terhadap jaminan kesehatan menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kesejahteraan pemuda Indonesia. Pada 2025, 81,15% pemuda Indonesia tercatat telah memiliki jaminan kesehatan. Jaminan kesehatan penting dimiliki sebagai bentuk perlindungan kesehatan masyarakat.
Terdapat lima jaminan dasar yang disurvei dalam Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) maret 2025 oleh Badan Pusat Statistik (BPS), yakni Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI), BPJS Bukan Penerima Bantuan Iuran (non-BPI), jaminan dari perusahaan/kantor, Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda), dan asuransi swasta.
Baca Juga: 75% Warga Indonesia Punya Jaminan Kesehatan
Sebagian besar pemuda Indonesia memiliki BPJS PBI (62,77%). Iuran BPJS ini ditanggung pemerintah dan diperuntukkan bagi warga miskin dan tidak mampu.
Lebih lanjut, 31,75% pemuda Indonesia memiliki BPJS non-PBI, khusus untuk warga yang tidak tergolong miskin dan tidak mampu. Sisanya sebanyak 3,86% memiliki jaminan kesehatan dari perusahaan/kantor tempatnya bekerja dan 3,3% memanfaatkan Jamkesda. Hanya segelintir yang menggunakan asuransi swasta.
Meski banyak pemuda Indonesia yang sudah memiliki jaminan kesehatan, mayoritas masih memilih mengobati sendiri ketika mengalami keluhan kesehatan. Sebanyak 65,73% pemuda Indonesia melakukan pengobatan mandiri ketika sakit. Adapun 16,47% mengaku mengobati sendiri dan juga melakukan rawat jalan. Ada pula 13,51% pemuda yang hanya melakukan rawat jalan, sedangkan 4,28% sisanya memilih tidak melakukan pengobatan sama sekali.
Rawat jalan yang dimaksud di sini dapat dilakukan dengan pergi memeriksakan diri ke layanan kesehatan tanpa menginap maupun mendatangkan petugas kesehatan ke rumah, konsultasi melalui aplikasi secara daring, hingga konsultasi melalui telepon.
Adapun menurut UU Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, pemuda merupakan warga negara Indonesia yang berusia 16-30 tahun.
Baca Juga: Lamanya Waktu Tunggu Jadi Alasan Utama Publik Tak Pakai Jaminan Kesehatan
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/publication/2025/12/12/1a88777089ce471db17bb1fb/statistik-pemuda-indonesia-2025.html