90% Publik Indonesia Khawatir terhadap Perpecahan Bangsa

Sebanyak 46,9% responden mengaku sangat khawatir dengan perpecahan bangsa dan 43,4% merasa cukup khawatir.

Tingkat Kekhawatiran terhadap Perpecahan Bangsa

(Tahun 2026)
Ukuran Fon:

Di tengah kuatnya rasa kebanggaan sebagai bangsa, kekhawatiran publik terhadap potensi perpecahan di Indonesia juga masih tinggi. Dinamika sosial, perbedaan pandangan politik, hingga arus informasi yang semakin cepat dinilai menjadi faktor yang dapat memicu polarisasi di masyarakat.

Menurut Lembaga Survei Indonesia (LSI) dalam survei bertajuk Evaluasi dan Komitmen Publik terhadap Pancasila, sebanyak 90,3% responden merasa khawatir dengan perpecahan bangsa Indonesia, dengan 46,9% di antaranya menyatakan sangat khawatir dan 43,4% lainnya merasa cukup khawatir. Hal ini menjadi sinyal penting bahwa isu persatuan dan kesatuan masih menjadi perhatian utama publik.

Baca Juga: Potret Praktik Pancasila dalam Kehidupan Masyarakat

Sementara itu, 6,1% responden mengaku tidak khawatir dengan perpecahan, sedangkan 1,9% merasa sama sekali tidak khawatir. Adapun 1,6% responden lainnya memilih netral dan tidak menjawab.

Tingginya tingkat kekhawatiran ini bisa menjadi refleksi bahwa masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman. Namun di saat yang sama, hal ini juga menunjukkan adanya tantangan nyata yang perlu diantisipasi bersama, baik oleh pemerintah, tokoh masyarakat, maupun seluruh elemen bangsa.

Tidak hanya khawatir akan perpecahan bangsa, mayoritas publik juga khawatir terhadap ancaman eksternal dari negara lain. Sebanyak 46,9% merasa sangat khawatir dan 43,2% mengaku khawatir. Sisanya 7,6% tercatat tidak khawatir dan 1% merasa sama sekali tidak khawatir. Ada pula 1,2% responden yang tidak menjawab.

Adapun survei ini melibatkan 2.020 responden berusia 17 tahun atau lebih pada 4-12 Maret 2026, dengan margin of error sebesar +/-2,2% pada tingkat kepercayaan 95% (dengan asumsi simple random sampling).

Baca Juga: Persepsi Penerapan Pancasila dari Kacamata Gen Z

Sumber:

https://www.lsi.or.id/post/rilis-lsi-12-april-2026

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook