Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat kerap dihadapkan pada berbagai persoalan yang memengaruhi cara pandang mereka terhadap isu-isu yang dianggap penting. Hal-hal yang berkaitan dengan kebutuhan dasar, seperti kondisi ekonomi, pekerjaan, dan kesejahteraan, sering kali menjadi perhatian utama karena dampaknya dirasakan secara langsung.
Baca Juga: Jurang Kesenjangan Ekonomi Melebar Menurut Publik RI, Bagaimana Datanya?
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Yayasan Pelopor Pilihan Tujuhbelas pada Kuartal I 2026, isu ekonomi menempati posisi teratas sebagai prioritas publik dengan persentase 64%. Tidak jauh berbeda, isu kemiskinan berada di posisi kedua dengan 59%. Hasil survei ini menunjukkan bahwa persoalan kesejahteraan masih menjadi perhatian utama masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi yang dirasakan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.
Selain kedua isu tersebut, perhatian publik juga tertuju pada isu antikorupsi yang memperoleh persentase sebesar 53%. Hal ini mencerminkan masih tingginya harapan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. Sementara itu, sektor pendidikan dan kesehatan masing-masing berada pada angka 47% dan 46%, menunjukkan bahwa kualitas layanan dasar tetap menjadi perhatian penting dalam pembangunan nasional. Isu ketenagakerjaan juga tidak luput dari perhatian publik dengan persentase 43%.
Di sisi lain, isu hak asasi manusia memperoleh persentase sebesar 27%. Penanggulangan bencana berada pada angka 22%, sementara isu lingkungan dipilih oleh 21% responden. Adapun isu hubungan internasional memperoleh persentase sebesar 13%, dan kesetaraan gender menjadi isu dengan persentase terendah, yaitu 8%.
Adapun survei ini dilakukan pada 13-16 Maret dengan melibatkan 387 responden melalui metode Computer-Assisted Self Interviewing (CASI) atau survei daring. Responden merupakan warga berusia 17-44 tahun yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia. Secara wilayah, 56% responden berasal dari Pulau Jawa, 18% dari Sumatra, dan 26% dari wilayah lainnya.
Baca Juga: Keyakinan terhadap Ekonomi Turun, Rumah Tangga Pilih Berjaga-jaga
Sumber:
https://kawula17.id/publikasi