Jumlah Kasus KBGO Capai 605 Aduan Q3 2025, Laki-laki Juga Jadi Korban

Menurut SAFEnet, terdapat 399 aduan KBGO dari perempuan dan 183 aduan dari laki-laki pada Triwulan III 2025.

Jumlah Kasus KBGO Menurut Gender Korban

(Triwulan III 2025)
Ukuran Fon:

Di era ketika hampir semua orang terhubung melalui internet, ruang digital seharusnya menjadi tempat yang terbuka dan inklusif. Sayangnya, dunia maya belum sepenuhnya aman, masih banyak yang menghadapi kekerasan berbasis gender secara daring.

SAFEnet menemukan setidaknya terdapat 605 kasus kekerasan berbasis gender online (KBGO) pada Triwulan III 2025. Jumlah kasus tersebut didapatkan dari aduan KBGO SAFEnet sebanyak 578 kasus dan pemantauan media sebanyak 27 kasus.

Sejak awal tahun 2025, terhitung jumlah kasus KBGO selama sembilan bulan terakhir mencapai 1.698 kasus. Artinya secara statistik, setiap hari terjadi lebih dari enam kasus KBGO di Indonesia. Terlebih, perlu digarisbawahi bahwa data SAFEnet hanya berdasarkan aduan dan pemantauan di internet. Temuan ini bisa jadi lebih sedikit dari jumlah kasus yang sebenarnya.

Berdasarkan kategori gender, aduan KBGO didominasi oleh perempuan pada Triwulan III 2025. Meski begitu, jumlah kasus KBGO yang terjadi pada laki-laki pun tidak terbilang sedikit.

Terdapat sebanyak 399 aduan KBGO dari korban perempuan kepada SAFEnet. Kebanyakan perempuan mengalami KBGO dari kenalan mereka di media sosial. Jenis KBGO yang dialami beragam, mulai dari ancaman penyebaran konten intim, pemerasan seksual, kekerasan siber, doxxing berbasis gender, dan lainnya.

Perempuan memang lebih rentan mengalami KBGO, tetapi bukan berarti laki–laki luput dari KBGO. Pada Triwulan III 2025 ini, kasus KBGO pada laki-laki mencapai 183 aduan.

Kekerasan pada korban laki-laki biasa melalui modus jasa pijat. Korban kenal melalui platform media sosial karena pelaku menawarkan jasa pijat. Kemudian, setelah timbul perbedaan penawaran harga dan korban membatalkan pemesanan, pelaku mengancam untuk melakukan doxing kepada korban dengan narasi buruk.

Baca Juga: Instagram dan WhatsApp Jadi Platform Paling Sering Kena Serangan Digital 2025

Sumber:

https://safenet.or.id/id/2025/10/polisi-siber-picu-lonjakan-pelanggaran-hak-digital-selama-triwulan-iii-2025/

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook