Keterwakilan Perempuan di DPR RI 2024, Partai Mana yang Punya Kursi Terbanyak?

Pada Pemilu 2024, keterwakilan perempuan di DPR RI mencapai 127 dari 580 kursi, dengan PDIP sebagai partai dengan jumlah terbanyak, disusul Nasdem.

Keterwakilan Perempuan di DPR RI Berdasarkan Partai Politik

(Pemilu 2024)
Ukuran Fon:

Keterwakilan perempuan dalam lembaga legislatif merupakan indikator penting dalam mewujudkan demokrasi yang inklusif dan berkeadilan. Berdasarkan data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), pada periode 2024-2029, terdapat 580 kursi DPR RI yang diperebutkan di 84 daerah pemilihan.

Baca Juga: Jumlah Kursi DPR per Partai 2024-2029, PDIP Paling Banyak

Dalam tahapan pencalonan, jumlah kandidat perempuan mencapai 3.676 orang atau sekitar 37,07% dari total 9.917 calon anggota DPR RI. Angka ini menunjukkan bahwa secara administratif, keterlibatan perempuan dalam kontestasi politik telah melampaui batas minimal afirmasi 30%.

Mayoritas partai politik peserta Pemilu 2024 bahkan telah mengajukan calon perempuan di atas ambang batas tersebut, dengan tiga partai mencapai angka 40%. Rata-rata pencalonan perempuan dari 18 partai politik tercatat sebesar 37,13%. Hal ini menandakan adanya komitmen yang semakin kuat terhadap peningkatan partisipasi perempuan dalam politik elektoral. Namun demikian, peningkatan pada tahap pencalonan tidak sepenuhnya berbanding lurus dengan hasil keterpilihan.

Berdasarkan penetapan hasil oleh Komisi Pemilihan Umum, hanya delapan partai politik yang berhasil memperoleh kursi di DPR RI. Dari total 580 anggota terpilih, sebanyak 127 orang atau sekitar 22% merupakan perempuan, sementara 453 lainnya adalah laki-laki. Meskipun angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan periode sebelumnya, keterwakilan perempuan masih berada di bawah target ideal yaitu 30%.

Jika ditinjau berdasarkan perolehan kursi perempuan per partai, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi partai yang paling banyak menyumbang anggota perempuan dengan total 27 kursi dari total 110 kursi. Secara persentase, angka ini setara dengan 25%.

Di urutan berikutnya, Partai Nasdem mencatat 21 kursi perempuan dari total 69 kursi, atau sekitar 30%. Ini merupakan persentase tertinggi di antara seluruh partai. Dengan kata lain, hampir satu dari tiga anggota DPR dari Nasdem adalah perempuan, menjadikannya partai dengan proporsi keterwakilan perempuan paling besar.

Selanjutnya, Partai Golongan Karya (Golkar) memiliki 20 perempuan dari 102 kursi, atau sekitar 20%, disusul Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dengan 19 perempuan dari 86 kursi atau sekitar 22%. Tidak jauh berbeda, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menempatkan 14 perempuan dari 68 kursi atau sekitar 21%.

Sementara itu, Partai Demokrat mencatat 9 perempuan dari 44 kursi atau sekitar 20%. Jumlah yang sama juga dimiliki oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yakni 9 perempuan dari 53 kursi, namun dengan persentase lebih rendah yaitu sekitar 17%. Adapun Partai Amanat Nasional (PAN) menjadi partai dengan jumlah perempuan paling sedikit, yakni 8 kursi dari 48 kursi atau sekitar 17%.

Dari data tersebut terlihat bahwa partai dengan jumlah kursi perempuan terbanyak tidak selalu memiliki persentase tertinggi. PDIP unggul dalam jumlah absolut, sementara Nasdem memimpin dari sisi proporsi.

Data ini merujuk pada Keputusan KPU Nomor 360 Tahun 2024 dan disusun pada saat proses perselisihan hasil pemilu masih berlangsung di Mahkamah Konstitusi, sehingga terdapat potensi perubahan berdasarkan hasil sengketa tersebut. Selain itu, data ini juga belum mengakomodasi perubahan pasca Pemungutan Suara Ulang (PSU) di beberapa daerah.

Baca Juga: Simak Indeks Partai Politik Indonesia pada Kuartal IV 2025

Sumber:

https://www.kemenpppa.go.id/buku/potret-keterwakilan-anggota-legislatif-perempuan-hasil-pemilu-tahun-2024

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook