Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), pengeluaran per kapita per tahun tercatat meningkat dalam beberapa periode terakhir, baik untuk perempuan maupun laki-laki, meskipun jumlah pengeluaran laki-laki secara konsisten lebih tinggi dibandingkan perempuan.
Baca Juga: Berapa Besar Pengeluaran Gaya Hidup Publik Indonesia?
Pada 2020, pengeluaran per kapita laki-laki tercatat sebesar Rp15,4 juta per tahun, sedangkan perempuan sebesar Rp9 juta. Selisih pengeluaran antara keduanya mencapai lebih dari Rp6 juta.
Pada 2021, pengeluaran laki-laki meningkat menjadi Rp15,7 juta, sementara perempuan naik tipis menjadi Rp9,05 juta. Kenaikan ini berlanjut pada 2022, ketika pengeluaran laki-laki mencapai Rp16,2 juta, sedangkan perempuan berada di Rp9,2 juta.
Tren peningkatan yang sama juga terlihat pada 2023. Pengeluaran per kapita laki-laki naik menjadi Rp16,7 juta, sementara perempuan meningkat menjadi Rp9,5 juta.
Memasuki 2024, pengeluaran laki-laki tercatat sebesar Rp17,3 juta, sedangkan perempuan mencapai Rp9,9 juta. Kenaikan ini menunjukkan peningkatan daya beli masyarakat dalam beberapa tahun terakhir.
Pada 2025, pengeluaran per kapita kembali meningkat. Laki-laki mencatat pengeluaran sebesar Rp17,8 juta per tahun, sementara perempuan mencapai Rp10,2 juta. Meskipun keduanya mengalami peningkatan, selisih pengeluaran antara laki-laki dan perempuan masih cukup besar.
Data ini menegaskan bahwa pengeluaran per kapita masyarakat Indonesia terus mengalami peningkatan, menunjukkan pertumbuhan konsumsi yang berkaitan erat dengan meningkatnya aktivitas ekonomi, perbaikan pendapatan, serta perubahan pola konsumsi. meningkatnya aktivitas ekonomi, perbaikan pendapatan, serta perubahan pola konsumsi.
Meski begitu, kesenjangan pengeluaran antara laki-laki dan perempuan masih cukup jelas. Perbedaan tingkat partisipasi dalam kegiatan ekonomi, variasi pendapatan, hingga peran sosial dalam rumah tangga turut memengaruhi pola konsumsi ini, membuat pengeluaran per kapita antara kedua jenis kelamin masih timpang. Dalam banyak kasus, laki-laki cenderung memiliki akses pendapatan yang lebih besar, yang pada akhirnya tercermin dalam tingkat pengeluaran per kapita yang lebih tinggi.
Baca Juga: Berapa Proporsi Pengeluaran untuk Biaya Pendidikan di Indonesia?
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NDYxIzI=/pengeluaran-per-kapita-yang-disesuaikan-menurut-jenis-kelamin--ribu-rupiah-orang-tahun-.html