THR dan Mudik Jadi Pengeluaran Terbesar untuk Idulfitri 2026

THR atau parcel masih menjadi pengeluaran terbesar publik RI untuk Idulfitri 2026, diikuti ongkos mudik dan baju baru.

Alokasi Pengeluaran Terbesar untuk Idulfitri

(Tahun 2026)
Ukuran Fon:

Menjelang perayaan Idulfitri, banyak masyarakat mulai menyiapkan berbagai kebutuhan untuk merayakan hari raya. Selain menjadi momen untuk berkumpul bersama keluarga dan mempererat silaturahmi, Idulfitri juga identik dengan meningkatnya pengeluaran rumah tangga. Beragam pos anggaran biasanya mulai disiapkan, mulai dari pembagian THR, biaya perjalanan mudik, pembelian pakaian baru, hingga persiapan hidangan khas Lebaran yang akan disajikan saat hari raya.

Baca Juga: 10 Brand Parfum & Wewangian Terlaris di Indonesia pada Ramadan 2025

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh GoodStats pada 11–24 Februari 2026 terhadap 1.000 responden di berbagai provinsi di Indonesia, alokasi pengeluaran terbesar masyarakat untuk Idulfitri digunakan untuk hadiah THR atau parcel, dengan persentase sebesar 26,5%. Pengeluaran ini biasanya diberikan kepada keluarga, kerabat, atau orang-orang terdekat sebagai bentuk berbagi kebahagiaan di hari raya. Tradisi berbagi ini telah menjadi bagian penting dari perayaan Idulfitri di Indonesia.

Di posisi kedua terdapat ongkos mudik dengan persentase 22,5%. Mudik menjadi tradisi tahunan yang dilakukan banyak masyarakat untuk kembali ke kampung halaman dan merayakan Lebaran bersama keluarga besar.

Selanjutnya, pembelian pakaian dan alas kaki baru menempati posisi ketiga dengan persentase 20,2%. Kebiasaan dan tradisi mengenakan pakaian baru saat Lebaran masih cukup kuat di masyarakat, terutama sebagai simbol menyambut hari yang suci dengan penampilan yang lebih rapi dan bersih.

Sementara itu, kebutuhan makanan dan minuman selama perayaan Idulfitri tercatat sebesar 12,7%. Tidak hanya kebutuhan konsumsi dan tradisi, sebagian masyarakat juga mengalokasikan anggaran untuk zakat, infak, dan sedekah, yang mencapai 12,1% dari total pengeluaran.

Selain beberapa kebutuhan utama tersebut, terdapat juga kategori pengeluaran lainnya yang mencapai 6%.

Dari sisi besaran anggaran yang disiapkan untuk merayakan Idulfitri, sebagian besar masyarakat menyiapkan dana dalam rentang Rp1.000.000 hingga Rp3.000.000, dengan persentase 42,1%. Di sisi lain, 40,2% responden mengaku menyiapkan anggaran kurang dari Rp1.000.000.

Sementara itu, 9,2% masyarakat menyiapkan anggaran sekitar Rp3.000.000 hingga Rp5.000.000, diikuti 5,7% yang menyiapkan dana Rp5.000.000 hingga Rp10.000.000. Hanya 2,8% responden yang menyiapkan anggaran lebih dari Rp10.000.000 untuk kebutuhan Idulfitri.

Baca Juga: 10 Brand Biskuit & Kue Kering Terlaris di Indonesia pada Ramadan 2025

Sumber:

https://goodstats.id/publication/survei-pola-perilaku-masyarakat-saat-ramadan-dan-idulfitri-2026-XRJ6U

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook