45% Rumah Tangga RI Tidak Menggunakan Daycare, Apa Alasannya?
Sebanyak 43,8% responden menyebut biaya yang terlalu mahal sebagai alasan utama tidak menggunakan layanan daycare.
Sebanyak 43,8% responden menyebut biaya yang terlalu mahal sebagai alasan utama tidak menggunakan layanan daycare.
Sebanyak 45,5% rumah tangga perkotaan pada 2026 tidak menggunakan layanan penitipan anak, sementara 29,7% memakai layanan formal berbayar/daycare.
Studi Populix mengungkap tiga beban pengasuhan rumah tangga urban. Kekurangan dukungan pengasuhan menjadi beban tertinggi dengan skor 57,5.
Sebanyak 17,3% pekerja Indonesia alami burnout, 15,6% juga sering alami stres.
Menurut PISA 2025, sebanyak 22,6% siswa Indonesia terganggu dengan perangkat digital saat belajar sains, tertinggi keempat di ASEAN.
Sebanyak 34,9% perempuan sering atau sangat sering merasa kewalahan dengan tanggung jawab rumah tangga, dibandingkan 18,4% laki-laki.
Kabupaten Tabanan mencatat keterwakilan perempuan tertinggi di parlemen Bali pada 2025 dengan persentase 20%, disusul Gianyar 17,78% dan Jembrana 17,14%.
DI Yogyakarta menjadi provinsi paling siap menghadapi risiko bencana, dengan skor indeks 0,76 pada 2025.
Sebanyak 21,2% responden mempertimbangkan resign setiap hari dan 12,3% berulang kali dalam sehari.
Keterlibatan perempuan di parlemen DIY mencapai 18,18%, tertinggi Gunungkidul 26,67%, disusul Sleman 26% dan Bantul 20,45%.
atau masuk dengan akun media sosial