10 Daerah dengan Persentase Keterlibatan Perempuan Terendah di Parlemen Jawa Timur 2025
Bangkalan memiliki keterlibatan perempuan terendah di parlemen Jawa Timur sebesar 2%, disusul Pamekasan 2,22% dan Sumenep 8%.
Jurnalis data GoodStats Data
Bangkalan memiliki keterlibatan perempuan terendah di parlemen Jawa Timur sebesar 2%, disusul Pamekasan 2,22% dan Sumenep 8%.
Kabupaten Banyuwangi mencatat persentase keterlibatan perempuan tertinggi di parlemen Jawa Timur pada 2025, mencapai 36%.
Kabupaten Ciamis mencatat keterlibatan perempuan terendah di parlemen Jawa Barat sebesar 10%, disusul Kabupaten Bogor 10,91%.
Kabupaten Sidoarjo memiliki jumlah ormas/LSM terdaftar terbanyak di Jawa Timur pada 2025 dengan 517 organisasi, disusul Nganjuk 501 dan Madiun 499.
Kota Cirebon mencatat keterlibatan perempuan tertinggi sebesar 34,29%, disusul Kabupaten Kuningan dengan 34% dan Kabupaten Purwakarta 30%.
KontraS mencatat intimidasi menjadi pelanggaran terbanyak dengan 35 peristiwa, disusul pembubaran paksa 24 peristiwa dan penganiayaan 21 peristiwa.
Kepuasan tertinggi ada pada fungsi legislasi sebesar 39,9%, sedangkan fungsi anggaran dapat kepuasan terendah dengan 36,3%.
Sebanyak 55,6% publik RI yang mengetahui KDMP mengaku tidak yakin program tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.
Visi dan misi menjadi pertimbangan utama 62% anak muda RI dalam memilih presiden, sementara identitas berada di posisi paling rendah.
Sebanyak 49% anak muda menilai politik uang sebagai masalah utama dalam pemilu, disusul dinasti politik 36% dan kualitas calon 29%.
atau masuk dengan akun media sosial