10 Provinsi dengan Jumlah Guru SD Terbanyak 2025
Masyarakat • 24 Maret 2026Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah guru SD terbanyak, mencapai 216.612 guru pada 2025
Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah guru SD terbanyak, mencapai 216.612 guru pada 2025
Pada 2025, HLS laki-laki naik jadi 13,16 tahun dan perempuan naik menjadi 13,45 tahun
Papua Selatan punya jumlah SMA paling sedikit, hanya 38 sekolah pada 2025
Jawa Timur jadi provinsi dengan jumlah SD paling banyak, mencapai 8.442 pada 2025
Jawa Timur jadi provinsi dengan jumlah SMA terbanyak, dengan total 2.620 SMA pada 2025
Jawa Timur punya SMP terbanyak pada 2025, mencapai 4.951 sekolah
Jawa Barat memiliki Sekolah Luar Biasa (SLB) terbanyak dengan jumlah 399 unit pada 2025/2026, disusul Jawa Timur (392) dan Sumatra Barat (189)
Selain alasan internal berupa sudah kenyang (19,9%), faktor dari luar seperti makanan basi atau berbau (19,6%) menjadi sebab utama anak didik tidak habiskan MBG
Menurut peserta didik, hemat uang jajan (16,7%) jadi tujuan utama pelaksanaan MBG, diikuti supaya pola makan teratur (7,1%) dan bisa konsentrasi belajar (6,5%)
Sebanyak 10,81% ruang kelas SD di Indonesia tergolong ke dalam rusak berat. Hanya 39,68% kelas yang dalam kondisi baik
Selain Papua Selatan (1,23 ribu), provinsi lainnya asal Papua juga masuk jajaran provinsi dengan jumlah sekolah tersedikit pada Semester Ganjil 2025/2026
Jawa Timur (67,5 ribu) jadi provinsi dengan total sekolah terbanyak pada Semester Ganjil 2025/2026, diikuti Jawa Barat (63,76 ribu) dan Jawa Tengah (53,15 ribu)
Jawa Barat (494,2 ribu) jadi provinsi dengan jumlah guru terbanyak pada Semester Ganjil 2025/2026, diikuti Jawa Timur (411,8 ribu) dan Jawa Tengah (355,4 ribu)
Dari 41,65 juta penerima manfaat MBG per 18 November 2025, 25,68 juta di antaranya berada di Pulau Jawa
Rasa dan kualitas makanan (52%) jadi alasan utama responden tidak menyukai MBG, diikuti menu (33,5%) dan jadwal makan (22,1%)
Makan bersama teman (78%) jadi alasan utama responden menyukai program MBG, diikuti alasan tak mengeluarkan biaya (63,3%) dan menu makanan (48%)
Rata-rata lama sekolah penduduk Indonesia capai 9,07 tahun pada 2024, naik 0,22 tahun dari 2024
Jumlah SMA swasta selalu lebih tinggi dibanding SMA negeri dalam 3 tahun terakhir, namun jumlah siswanya masih kalah jauh
Selain faktor ekonomi dan lingkungan, budaya patriarki yang masih melekat di masyarakat Indonesia juga menjadi penyebab perempuan tidak lagi melanjutkan sekolah
Sebanyak 60,03% siswa SMP sederajat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, menang jauh dibanding mahasiswa pendidikan tinggi yang hanya mencapai 26,65%
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook