Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Giling (GKG) untuk awal tahun 2026. Pada Januari 2026, produksi padi diperkirakan mencapai 3,04 juta ton GKG. Angka ini meningkat sebesar 0,85 juta ton atau 38,69% dibandingkan Januari 2025 yang tercatat 2,20 juta ton GKG. Kenaikan signifikan pada awal tahun ini menjadi sinyal positif bagi pasokan beras nasional.
Baca Juga: 7 Provinsi dengan Produksi Padi Tertinggi 2025
Jika dilihat untuk periode Januari dan angka potensi untuk Februari-April 2026, produksi padi secara keseluruhan juga menunjukkan hasil yang cukup baik. Namun, perlu diketahui bahwa angka ini masih bersifat sementara. Artinya, data tersebut masih bisa berubah setelah proses pengecekan dan pembaruan selesai dilakukan oleh BPS. Meski begitu, angka sementara ini tetap bisa memberikan gambaran awal tentang kondisi produksi padi dan ketersediaan pangan di Indonesia.
Produksi GKG menjadi acuan penting dalam menghitung potensi produksi beras nasional. Oleh karena itu, perkembangan angka pada awal tahun kerap menjadi perhatian, terutama untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan.
Berdasarkan data sementara BPS, Jawa Timur mencatat produksi tertinggi dengan total 5,03 juta ton pada Januari–April 2026, naik hingga 221 ribu ton secara tahunan. Sebaliknya, di Jawa Tengah yang ada di urutan kedua mengalami penurunan tipis sekitar 41 ribu ton dari 4,21 juta ton kini menjadi 4,16 juta ton.
Kemudian di posisi berikutnya, produksi padi di Jawa Barat mencapai total 3,5 juta ton, meningkat sekitar 165 ribu ton. Lalu penurunan tipis juga turut terjadi di Sulawesi Selatan yang berada di peringkat keempat, turun sekitar 43 ribu ton dari 1,93 juta ton menjadi 1,89 juta ton.
Daftar lima besar provinsi dengan produksi padi terbesar ditutup oleh Sumatra Selatan yang menghasilkan 1,64 juta ton, berkurang 33 ribu ton dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Fluktuasi ini dapat dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kondisi cuaca, luas panen, produktivitas lahan, hingga distribusi sarana produksi pertanian. Mengingat statusnya masih sebagai angka sementara, data produksi ini akan diperbarui kembali dalam rilis berikutnya setelah proses pengumpulan dan validasi data diselesaikan secara menyeluruh.
Baca Juga: Perkembangan Luas Panen Padi Indonesia Januari-Juli 2025
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2026/03/02/2552/luas-panen-dan-produksi-padi.html