Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia terus menunjukkan tren yang meningkat dalam lima tahun terakhir. Pada 2020, IPM berada di angka 72,81 dan perlahan naik setiap tahun hingga mencapai 75,90 pada 2025. Kenaikan ini menandakan adanya perbaikan kualitas hidup masyarakat secara umum.
IPM sendiri merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur keberhasilan pembangunan manusia. Indeks ini mencakup tiga dimensi utama, yaitu kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. Dengan menggabungkan ketiga aspek tersebut, IPM memberikan gambaran yang lebih utuh tentang kondisi kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: 10 Provinsi dengan Indeks Pembangunan Manusia Tertinggi 2025
Jika dilihat dari tren tahunannya, peningkatan IPM Indonesia cenderung konsisten. Setelah naik dari 72,81 pada 2020 menjadi 73,16 pada 2021, angka IPM terus bertambah menjadi 73,77 pada 2022 dan 74,39 pada 2023. Tren ini berlanjut pada 2024 dengan capaian 75,02, hingga akhirnya mencapai 75,90 pada 2025. Secara rata-rata, IPM Indonesia tumbuh sekitar 1,04% per tahun dalam periode ini.
Dalam pengukurannya, IPM dibagi ke dalam empat kategori. Negara atau wilayah dengan IPM ≥ 80 masuk kategori sangat tinggi. Sementara itu, kategori tinggi berada pada rentang 70-80. Adapun kategori sedang berada di angka 60-70, dan kategori rendah <60.
Dengan capaian 75,90 pada 2025, Indonesia masih berada dalam kategori tinggi. Status ini sebenarnya sudah diraih sejak 2016 dan terus dipertahankan hingga saat ini. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan manusia di Indonesia secara umum berada pada jalur yang positif, meskipun masih terdapat tantangan seperti ketimpangan antarwilayah yang perlu terus diatasi.
Baca Juga: Cek Kesehatan Gratis Jadi Program Pemerintah Paling Memuaskan Awal 2026
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/publication/2026/04/24/f96755ab0e48765d028c0462/indeks-pembangunan-manusia-2025.html