Persoalan modal selalu menjadi hal pertama yang dipikirkan ketika seseorang akan memulai bisnis. Di tengah berbagai keterbatasan, masyarakat memiliki cara masing-masing untuk mengumpulkan dana awal, baik dari sumber pribadi maupun bantuan orang terdekat. Pilihan sumber modal ini juga mencerminkan strategi pelaku usaha dalam memulai bisnis, mulai dari skala kecil hingga berkembang secara bertahap.
Baca Juga: Modal Jadi Penghalang Terbesar Memulai Bisnis di Indonesia
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Jakpat pada 5–6 Februari 2026 terhadap 1.387 responden melalui mobile app Jakpat, sebanyak 72% responden mengandalkan tabungan pribadi sebagai sumber utama modal untuk memulai bisnis. Hal ini menunjukkan bahwa banyak pelaku usaha memilih untuk memulai secara mandiri tanpa bergantung pada pihak lain.
Selain itu, 17% responden menyatakan memperoleh modal dari pinjaman keluarga atau teman tanpa bunga. Cara ini menjadi alternatif yang cukup umum karena dinilai lebih fleksibel dan tidak memberikan beban bunga seperti pinjaman formal. Dengan demikian, pelaku usaha bisa lebih fokus mengembangkan bisnis di tahap awal tanpa tekanan pengembalian yang terlalu besar.
Sumber modal lainnya adalah bootstrapping system, yang dipilih oleh 14% responden. Bootstrapping sendiri merupakan cara membangun bisnis dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki secara terbatas, seperti menggunakan keuntungan awal untuk diputar kembali ke dalam usaha, menekan biaya operasional, atau memulai bisnis dalam skala kecil terlebih dahulu. Pendekatan ini biasanya dilakukan agar bisnis tetap bisa berjalan tanpa perlu bergantung pada pendanaan eksternal.
Sebanyak 14% responden mengandalkan pinjaman bank sebagai sumber modal dalam memulai usaha. Meskipun memerlukan proses administrasi dan adanya bunga, pinjaman bank tetap menjadi pilihan bagi sebagian pelaku usaha yang membutuhkan dana lebih besar untuk mengembangkan bisnisnya.
Sementara itu, 11% responden memilih untuk mendapatkan modal dengan cara menjual aset, seperti kendaraan, tanah, atau emas. Langkah ini biasanya diambil ketika seseorang membutuhkan dana dalam jumlah cukup besar dan memiliki aset yang bisa dicairkan.
Baca Juga: Ini Sektor Usaha Paling Diminati Publik RI, Bisnis Kuliner Jadi Primadona
Sumber:
https://insight.jakpat.net/trends-in-modern-entrepreneurship/