Update Harga BBM Pertamina per Februari 2026

Harga BBM non-subsidi Pertamina turun per 1 Februari 2026.

Perbandingan Harga BBM Pertamina Jakarta

(Januari-Februari 2026)
Ukuran Fon:

PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang mulai berlaku pada 1 Februari 2026. Kebijakan ini ditandai dengan penurunan harga pada seluruh jenis BBM non-subsidi yang dipasarkan, sebagai respons terhadap dinamika harga minyak global dan kondisi pasar energi dalam negeri.

Adapun BBM non-subsidi yang mengalami penurunan harga meliputi Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, dan Pertamax. Besaran penurunan harga bervariasi, dengan kisaran mulai dari Rp100 hingga lebih dari Rp700 per liter dibandingkan periode Januari 2026.

Baca Juga: Update Harga BBM Pertamina per Januari 2026

Berdasarkan daftar harga terbaru untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, harga Pertamina Dex kini menjadi Rp13.500 per liter, turun dari sebelumnya Rp13.600 per liter. Dexlite juga mengalami penurunan cukup signifikan, dari Rp13.500 per liter menjadi Rp13.250 per liter. Sementara itu, Pertamax Turbo tercatat turun paling besar, yakni dari Rp13.400 per liter menjadi Rp12.700 per liter.

Penyesuaian serupa juga terjadi pada Pertamax Green 95, yang kini dibanderol Rp12.450 per liter, turun dari Rp13.150 per liter. Adapun Pertamax, sebagai BBM non-subsidi dengan konsumsi terbesar, turun dari Rp12.350 per liter menjadi Rp11.800 per liter.

Di sisi lain, harga BBM subsidi terpantau tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap dijual dengan harga Rp10.000 per liter, sementara Biosolar subsidi dipertahankan di level Rp6.800 per liter. Kebijakan ini menunjukkan komitmen pemerintah dan Pertamina dalam menjaga stabilitas harga BBM bersubsidi bagi masyarakat.

Seluruh harga tersebut berlaku untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, dengan ketentuan pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 5%. Perlu diketahui, besaran harga BBM di daerah lain dapat berbeda, menyesuaikan kebijakan pajak daerah masing-masing.

Penyesuaian harga BBM non-subsidi ini mencerminkan mekanisme evaluasi harga yang dilakukan secara berkala oleh Pertamina dengan mempertimbangkan pergerakan harga energi global dan faktor domestik. Meski tidak berdampak pada BBM bersubsidi, perubahan harga ini tetap menjadi perhatian masyarakat, terutama pengguna kendaraan pribadi dan pelaku usaha yang bergantung pada BBM non-subsidi dalam aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: 66% Publik RI Masih Andalkan Pertalite sebagai BBM

Sumber:

https://pertaminapatraniaga.com/page/harga-terbaru-bbm

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook