Bagaimana Pandangan Masyarakat Soal Pencegahan Stunting yang Tepat?
Sosial • 19 Februari 2025Mayoritas masyarakat memahami pentingnya MP-ASI (56,5%) dan ASI eksklusif (44,8%) dalam mencegah stunting
Mayoritas masyarakat memahami pentingnya MP-ASI (56,5%) dan ASI eksklusif (44,8%) dalam mencegah stunting
Berdasarkan SKI 2023, angka stunting tertinggi di Indonesia kebanyakan ditemukan di wilayah bagian timur
Tren prevalensi stunting pada balita RI cenderung menurun selama 5 tahun terakhir, menunjukkan bahwa permasalahan gizi di Indonesia semakin terkendali
Sebanyak 51,60% orang memilih Program Air, Sanitasi, dan Kebersihan (WASH) sebagai intervensi gizi sensitif paling efektif dalam mengatasi stunting di Indonesia
Prevalensi stunting di Provinsi Jawa Barat mencapai 21,7% menurut SKI 2023, paling tinggi dari kelompok masalah gizi lainnya
Meski ada penurunan prevalensi stunting sebesar 9,3% dalam 6 tahun terakhir, pemerintah tidak boleh lengah untuk mencapai target nasional di 2024
SKI 2023 mencatat bahwa 81,3% anak di Indonesia, memiliki status gizi yang tergolong normal, Namun, sebanyak 14,1% anak mengalami kondisi stunting
Meski angka stunting di Indonesia masih cukup tinggi, mayoritas responden sudah memahami apa itu stunting dan dampaknya bagi kesehatan
Balita wasting di Indonesia meningkat pada 2022 menjadi 7,7%. Tahun 2024, pemerintah targetkan proporsi balita wasting di angka 7%
Meski penurunan telah tejadi secara konstan, angka stunting tahun 2023 belum sesuai target. Tahun 2024, Jokowi tetapkan target angka stunting 14%
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook