Forbes merilis daftar perusahaan paling inovatif di dunia untuk tahun 2025. Daftar ini disusun berdasarkan innovation premium, yaitu selisih antara nilai pasar perusahaan dan nilai bisnis yang mereka miliki saat ini. Semakin besar selisihnya, semakin besar keyakinan investor bahwa perusahaan tersebut mampu menciptakan inovasi di masa depan
Di posisi pertama ada ServiceNow, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat yang fokus pada digital workflow automation. ServiceNow adalah perusahaan perangkat lunak berbasis cloud yang menyediakan platform bertenaga AI untuk mengotomatisasi dan mengelola alur kerja digital di perusahaan. Solusinya mencakup berbagai fungsi bisnis termasuk layanan TI, dukungan pelanggan, sumber daya manusia, dan operasi keamanan membantu organisasi merampingkan proses dalam satu platform.
Urutan kedua ditempati Workday, pemimpin dalam solusi HR dan keuangan berbasis cloud. Workday juga semakin kuat karena memanfaatkan AI untuk memprediksi kebutuhan tenaga kerja dan mengelola keuangan perusahaan. Di peringkat ketiga ada Salesforce, pionir cloud-based CRM yang terus berinovasi lewat teknologi AI untuk mendukung manajemen pelanggan.
Lebih lanjut, posisi keempat diisi oleh Tesla, perusahaan yang masih mendominasi inovasi kendaraan listrik (EV), autonomous driving, dan solusi energi terbarukan. Dikenal dengan mobil EV canggihnya, Tesla juga memiliki produk energi terbarukan seperti panel surya dan penyimpanan energi dengan Powerwall.
Sementara itu, Amazon berada di peringkat kelima, menjadi pemimpin global dalam e-commerce dan cloud computing dengan AWS. Amazon juga mengembangkan perangkat keras seperti Echo dan produk-produk lainnya yang mengubah cara orang berbelanja dan menggunakan teknologi di rumah.
Di urutan keenam ada Netflix sebagai inovator di layanan streaming. Layanan ini menawarkan beragam film dan acara televisi, termasuk produksi orisinal yang mencakup berbagai genre dan tersedia dalam banyak bahasa secara internasional. Dunia kesehatan juga hadir melalui perusahaan Incyte, yang berada di posisi ketujuh.
Pada peringkat kedelapan terdapat Hindustan Unilever yang mendorong inovasi berkelanjutan dalam produk konsumen, dilanjut oleh Naver, platform internet terbesar asal Korea Selatan yang kini fokus mengembangkan AI, termasuk HyperClova X. Menutup daftar sepuluh besar adalah Facebook, yang dikenal sebagai pionir platform digital dan terus berinovasi dalam fitur sosial berbasis teknologi baru.
Menariknya, dalam daftar perusahaan inovatif terdapat satu perusahaan dari Indonesia, yaitu Unilever Indonesia, yang berada di posisi ke-12 dunia. Kehadiran perusahaan Indonesia dalam daftar global ini menunjukkan bahwa inovasi dari dalam negeri semakin diakui dunia.
Daftar ini mengingatkan bahwa inovasi bukan hanya tentang teknologi canggih, tetapi juga tentang kemampuan perusahaan membaca kebutuhan konsumen dan beradaptasi dengan perubahan zaman.
Baca Juga: 78% Perusahaan Anggap Media Sosial Sebagai Aset Penting
Sumber:
https://www.visualcapitalist.com/ranked-the-worlds-most-innovative-companies-of-2025/