7 Kelompok Usia dengan Jumlah Pengangguran Tertinggi 2025

Puncak pengangguran pada 2025 ada di usia 20-an, lalu berkurang setelah usia 30 tahun.

7 Kelompok Usia dengan Jumlah Pengangguran Tertinggi

(Agustus 2025)
Ukuran Fon:

Pengangguran di Indonesia masih terkonsentrasi pada kelompok usia muda, terutama mereka yang baru memasuki atau sedang berada di awal fase produktif. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Sakernas Agustus 2025 menunjukkan bahwa distribusi pengangguran membentuk pola yang tidak merata, dengan dominasi kuat pada usia muda dan penurunan seiring bertambahnya usia. Berikut tujuh kelompok usia dengan jumlah pengangguran tertinggi, diurutkan dari yang paling besar.

Kelompok usia 20-24 tahun mencatat jumlah pengangguran tertinggi, yaitu 2.341.011 orang. Angka ini menunjukkan tingginya tantangan bagi lulusan baru dalam memasuki pasar kerja.

Sebanyak 1.502.556 orang usia 15-19 tahun menganggur, sebagian besar berasal dari kelompok yang belum pernah bekerja sebelumnya.

Pada usia produktif awal di usia 25-29 tahun, jumlah pengangguran masih relatif tinggi dengan 1.184.088 orang, menandakan fase awal karier yang rentan.

Baca Juga: Tingkat Pengangguran Terbuka Indonesia Turun Akhir 2025

Memasuki usia 30-an, jumlah pengangguran mulai menurun pada kelompok usia ini menjadi 607.168 orang, menunjukkan adanya peningkatan peluang kerja seiring bertambahnya pengalaman.

Kelompok usia 35-39 tahun mencatat 413.699 pengangguran. Angka ini menunjukkan bahwa meskipun tren menurun, masih terdapat tantangan di usia menengah.

Pada kelompok usia lanjut di usia 60+ tahun terdapat 321.859 pengangguran. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian lansia masih aktif dalam pasar kerja, baik karena kebutuhan ekonomi maupun faktor lainnya.

Kelompok usia 45-49 tahun memiliki 320.828 pengangguran, tertinggi ketujuh dalam daftar, dengan angka yang relatif mendekati kelompok usia lanjut.

Secara keseluruhan, total pengangguran di Indonesia pada Agustus 2025 mencapai 7.461.507 orang. Data ini menegaskan bahwa kelompok usia muda, khususnya 15-29 tahun, menjadi penyumbang terbesar angka pengangguran nasional.

Meski angka ini masih tinggi, pola distribusinya memberikan harapan, semakin bertambah usia dan pengalaman, tingkat pengangguran cenderung menurun. Artinya, pasar kerja masih mampu menyerap tenaga kerja seiring peningkatan keterampilan dan pengalaman.

Ke depan, tantangan terbesar adalah mempercepat transisi anak muda ke dunia kerja, baik melalui peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan vokasi, maupun akses terhadap peluang kerja pertama. Dengan langkah tersebut, bonus demografi Indonesia justru bisa menjadi kekuatan, bukan beban.

Baca Juga: Bagaimana Tren Pengangguran di Indonesia 1 Dekade Terakhir

Sumber:

https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MjQwMSMy/pengangguran-menurut-golongan-umur--orang-.html

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook