Minat Baca Gen Z Menonjol di Tengah Penurunan Hiburan Digital 2025

Gen Z menjadi generasi dengan tingkat aktivitas membaca tertinggi, mencapai 26%.

Perbandingan Tingkat Aktivitas Membaca Menurut Generasi

(Semester II 2025)
Ukuran Fon:

Di tengah tren penurunan konsumsi hiburan digital, aktivitas membaca justru muncul sebagai pengecualian. Persentase pembaca tercatat lebih tinggi dibandingkan aktivitas menonton maupun mendengarkan konten di platform streaming.

Jika dilihat berdasarkan kelompok usia, Gen Z menjadi generasi dengan tingkat aktivitas membaca tertinggi, yakni sebesar 26%. Angka tersebut berada di atas Milenial yang mencatatkan 20% dan Gen X sebesar 18%. Kepala Bidang Riset Jakpat, Aska Primardi menilai tren ini sebagai pergeseran penggunaan layar Gen Z, dari konsumsi konten pasif yang berulang menuju aktivitas membaca yang dinilai lebih bermakna dan menenangkan.

Baca Juga: Aktivitas yang Paling Sering Dilakukan Publik RI di Media Sosial 2025

Peningkatan minat baca ini sejalan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat kenaikan indeks Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) dari 66,77 pada 2023 menjadi 72,44 pada 2024. Menurut Aska, kenaikan tersebut dipicu oleh perubahan cara pandang Gen Z terhadap buku, yang kini tidak lagi dilihat semata sebagai kebutuhan akademik, melainkan bagian dari gaya hidup sehat dan proses pencarian identitas.

Ia menambahkan, meningkatnya minat baca di kalangan Gen Z bukan berarti mereka meninggalkan gawai. Sebaliknya, algoritma media sosial seperti TikTok dan Instagram justru berperan besar dalam mempopulerkan aktivitas membaca dengan membingkainya sebagai sesuatu yang menarik, eksklusif, dan bernilai emosional.

Fenomena ini tercermin dari berkembangnya komunitas BookTok di TikTok dan Bookstagram di Instagram. Kedua ruang digital tersebut mendorong transformasi literasi dari aktivitas individual yang cenderung akademis menjadi tren sosial yang interaktif. Melalui platform ini, membaca tidak lagi dipersepsikan sebagai kegiatan yang membosankan, melainkan simbol status dan identitas baru bagi Gen Z pada semester kedua 2025.

Adapun survei ini melibatkan 2.240 responden dan dilakukan pada periode 25 November–3 Desember 2025 melalui kuesioner daring yang diakses menggunakan aplikasi mobile Jakpat. Penentuan sampel disesuaikan dengan proporsi pengguna internet di Indonesia, dengan margin of error di bawah 5%.

Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan bahwa pola konsumsi digital generasi muda tidak sepenuhnya bergerak ke arah hiburan instan. Di tengah dominasi media sosial, membaca justru menemukan momentumnya sebagai aktivitas yang lebih reflektif, bermakna, dan relevan dengan kebutuhan identitas Gen Z di era digital.

Baca Juga: Inilah Tujuan Publik RI Pakai Media Sosial pada 2025

Sumber:

https://insight.jakpat.net/indonesia-mobile-entertainment-social-media-trends-2nd-semester-of-2025/

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook