Program Diskon Transportasi 30% dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada masa libur sekolah pertengahan tahun 2026 mendapat sambutan yang sangat meriah dari masyarakat luas. Sepanjang periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026, penjualan tiket dengan tarif potongan harga ini sukses menembus tingkat keterisian atau okupansi hingga 105,75%.
Angka ini bisa melampaui kapasitas 100% karena pola perjalanan kereta api yang fleksibel, di mana penumpang silih berganti naik dan turun di berbagai stasiun transit. Namun, di balik tingginya jumlah penumpang tersebut, rincian rute perjalanan menyajikan fakta yang cukup menarik. Penggunaan tiket diskon ternyata mayoritas masih terpusat pada perjalanan di jalur utama Pulau Jawa.
KAI mencatat bahwa rute yang paling banyak diminati masih didominasi oleh pergerakan antar kota-kota besar, seperti Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Solo, dan Surabaya.
Posisi pertama ditempati oleh perjalanan dari Stasiun Lempuyangan menuju Stasiun Pasar Senen dengan rekor mencapai 17.718 penumpang. Sebaliknya, arus balik perjalanan dari Stasiun Pasar Senen menuju Stasiun Lempuyangan berada tepat di urutan kedua dengan jumlah penumpang mencapai 16.918 orang.
Baca Juga: Pasar Senen Jadi Stasiun Tersibuk Selama Libur Sekolah 2026
Daya tarik Yogyakarta sebagai tujuan wisata dan pendidikan utama juga terlihat masih sangat kuat. Hal ini terbukti dari rute perjalanan Surabaya Gubeng menuju Yogyakarta yang menduduki urutan ketiga dengan melayani 15.100 penumpang.
Menyusul pada posisi keempat adalah rute dari Pasar Senen menuju Yogyakarta dengan total 14.935 penumpang. Daftar lima rute perjalanan paling ramai ini kemudian ditutup oleh mobilitas dari Solo Balapan ke Semarang Tawang Bank Jateng yang berhasil mengangkut 14.891 penumpang.
Tingginya jumlah penumpang di kelima rute populer tersebut menggambarkan bagaimana kebiasaan warga dalam menghabiskan momen liburan sekolah. Sebagian besar orang memilih perjalanan jarak jauh lintas provinsi, sementara yang lainnya lebih suka menggunakan kereta untuk perjalanan jarak menengah demi liburan singkat bersama keluarga.
Antusiasme masyarakat pada jalur-jalur utama ini tentu menjadi pencapaian positif. Meski demikian, agar stimulus diskon tarif transportasi ini bisa memberikan dampak ekonomi yang lebih merata, ketersediaan rute dan promosi menuju destinasi wisata di luar jalur utama tentu perlu digencarkan lagi di masa mendatang.
Baca Juga: 10 Stasiun Kereta Favorit Turis Asing 2025
Sumber:
https://kai.id/information/full_news/7588