33% Publik Pilih Sop Buah sebagai Minuman Favorit untuk Berbuka Puasa

Sop Buah menjadi minuman pilihan utama publik untuk berbuka puasa (33,1%), disusul oleh teh atau kopi sebanyak 25,9% dan berapa es campur 14,2%.

Minuman Favorit Publik Untuk Berbuka Puasa

(Tahun 2026)
Ukuran Fon:

Momen berbuka puasa hampir selalu identik dengan minuman yang segar dan manis untuk mengembalikan energi setelah seharian menahan lapar dan haus. Setiap Ramadan, pilihan minuman masyarakat Indonesia pun beragam, mulai dari minuman tradisional hingga minuman kemasan praktis yang murah dan mudah didapatkan. Kebiasaan ini tidak hanya dipengaruhi oleh selera, tetapi juga oleh tradisi keluarga, ketersediaan bahan, serta kemudahan akses.

Baca Juga: Pola Waktu Online Publik RI saat Ramadan 2026

Berdasarkan survei GoodStats yang dilakukan pada 10-24 Februari 2026 dan melibatkan 1.000 responden, terdapat beberapa minuman favorit untuk berbuka puasa, sop buah menjadi minuman favorit publik untuk berbuka puasa dengan persentase sebesar 33,1%. Kombinasi potongan buah segar, sirup, susu, dan es menjadikan sop buah pilihan yang terasa menyegarkan sekaligus mengenyangkan. Selain itu, sop buah juga mudah ditemukan di berbagai tempat, mulai dari pedagang kaki lima hingga pusat perbelanjaan.

Di posisi kedua terdapat teh atau kopi dengan persentase 25,9%. Minuman ini sudah lama menjadi bagian dari kebiasaan berbuka masyarakat Indonesia. Selain mudah disajikan, teh dan kopi juga tersedia dalam berbagai bentuk, baik diseduh sendiri maupun dalam kemasan siap minum.

Beragam es campur menempati posisi ketiga dengan 14,2%. Minuman ini dikenal dengan isian yang beragam seperti cincau, kolang-kaling, buah, dan sirup manis yang memberikan sensasi segar saat berbuka. Sementara itu, kolak dipilih oleh 12,7% responden. Kolak yang berbahan dasar pisang, ubi, atau kolang-kaling dengan kuah santan manis tetap menjadi menu tradisional yang diminati selama Ramadan.

Minuman kemasan berada di angka 7,9%, menunjukkan bahwa sebagian masyarakat memilih opsi yang lebih praktis tanpa perlu menyiapkan sendiri di rumah. Adapun kategori lainnya mencatat 6,2%, mencerminkan variasi minuman lain yang juga dikonsumsi saat berbuka, meski dalam persentase lebih kecil.

Hasil survei ini menunjukkan bahwa minuman berbahan dasar buah dan sajian segar masih menjadi pilihan utama masyarakat selama Ramadan. Meski begitu, minuman sederhana seperti teh dan kopi tetap mempertahankan tempatnya dalam kebiasaan berbuka puasa masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Marketplace Online Jadi Tempat Favorit Belanja Jelang Ramadan 2026

Sumber: 

https://goodstats.id/publication/survei-pola-perilaku-masyarakat-saat-ramadan-dan-idulfitri-2026-XRJ6U?utm_campaign=read-infinite&utm_medium=infinite&utm_source=internal

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook