Penetrasi internet di Indonesia pada 2025 menunjukkan perbedaan yang cukup jelas antar kelompok usia. Berdasarkan hasil survei yang dirilis oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), generasi usia produktif masih menjadi pengguna internet paling dominan, sementara kelompok usia yang lebih tua cenderung tertinggal dalam adopsi teknologi digital.
Milenial yang berada pada rentang usia sekitar 29–44 tahun (kelahiran 1981–1996) mencatat tingkat penetrasi tertinggi sebesar 89,12%, disusul Gen Z usia 13–28 tahun (kelahiran 1997–2012) dengan 87,8%. Artinya, hampir 9 dari 10 individu di kedua kelompok ini sudah terhubung ke internet. Hal ini menegaskan bahwa internet telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari generasi muda dan produktif, baik untuk bekerja, berkomunikasi, maupun mencari hiburan.
Baca Juga: Simak Tujuan Masyarakat Indonesia Akses Internet 2024
Di bawahnya, Gen Alpha yang berusia di bawah 13 tahun (kelahiran setelah 2013) dan Gen X usia 45–60 tahun (kelahiran 1965–1980) memiliki tingkat penetrasi yang relatif berdekatan, masing-masing sebesar 79,73% dan 79,48%. Ini menunjukkan bahwa penggunaan internet tidak hanya didominasi oleh generasi muda, tetapi juga mulai merata ke kelompok usia anak-anak dan dewasa paruh baya. Khusus untuk Gen Alpha, data ini diperoleh berdasarkan laporan orang tua yang memiliki anak usia 12 tahun ke bawah.
Kesenjangan mulai terlihat lebih jelas pada kelompok usia yang lebih tua. Baby Boomers yang berada pada rentang usia 61–79 tahun (kelahiran 1946–1964) mencatat tingkat penetrasi sebesar 59,4%, yang berarti hanya sekitar separuh populasi di kelompok ini yang menggunakan internet. Sementara itu, Pre Boomers yang berusia 80 tahun ke atas (kelahiran sebelum 1945) menjadi kelompok dengan penetrasi terendah, yakni 20,88%, menunjukkan bahwa adopsi internet di kalangan lansia masih sangat terbatas.
Secara keseluruhan, data ini menegaskan bahwa penetrasi internet tertinggi berada pada kelompok usia produktif, khususnya Milenial dan Gen Z. Kedua generasi ini menjadi pendorong utama tingginya penggunaan internet di Indonesia saat ini, sementara kesenjangan akses masih menjadi tantangan pada kelompok usia yang lebih tua.
Baca Juga: Proporsi Pengguna Internet di Indonesia Berdasarkan Usia 2024
Sumber: