Pertumbuhan Ekonomi Maluku & Papua Melambat Tajam pada 2025

Kontribusi negatif Papua Tengah -6,44% menjadi faktor yang menahan laju pertumbuhan ekonomi Maluku dan Papua pada 2025.

Tren Pertumbuhan Ekonomi Kawasan Papua & Maluku

(Tahun 2021-2025)
Ukuran Fon:

Pertumbuhan ekonomi wilayah Maluku dan Papua mengalami perlambatan signifikan pada 2025. Setelah mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,87% pada 2024, laju ekonomi kawasan ini turun drastis menjadi hanya 1,44% pada 2025. Meski masih tumbuh positif, angka ini menunjukkan perlambatan yang cukup dalam dibandingkan tren beberapa tahun sebelumnya.

Secara historis, pertumbuhan ekonomi Maluku dan Papua cenderung melambat sejak 2021. Pada 2021, kawasan ini tumbuh tinggi sebesar 10,22%, kemudian menurun menjadi 8,67% pada 2022 dan 7,08% pada 2023. Kenaikan tipis di 2024 tidak mampu berlanjut pada 2025, sehingga pertumbuhan kembali melemah.

Di dalam kawasan Maluku dan Papua, kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi juga terlihat tidak merata. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Maluku Utara menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi 5,33%. Angka ini jauh melampaui provinsi lain di kawasan tersebut.

Baca Juga: Jakarta & Jatim Jadi Penyumbang Utama Pertumbuhan Ekonomi Jawa pada 2025

Papua Barat menyusul dengan kontribusi sebesar 0,90%, diikuti Papua (0,57%) dan Maluku (0,48%). Sementara itu, Papua Barat Daya, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan masing-masing mencatat kontribusi yang relatif kecil, yakni 0,28%, 0,18%, dan 0,14%.

Di sisi lain, Papua Tengah mengalami kontraksi cukup dalam dengan kontribusi negatif sebesar -6,44%. Penurunan tajam di provinsi ini menjadi faktor utama yang menahan laju pertumbuhan ekonomi Maluku dan Papua secara keseluruhan pada 2025.

Secara sektoral, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sumber utama pertumbuhan ekonomi di kawasan ini berasal dari industri pengolahan, perdagangan, serta pertanian, kehutanan, dan perikanan. Ketiga sektor ini tetap menjadi penopang utama aktivitas ekonomi di tengah perlambatan yang terjadi.

Di tingkat nasional, pertumbuhan ekonomi Maluku dan Papua menjadi yang terendah dibandingkan wilayah lain pada 2025. Kondisi ini mencerminkan masih tingginya ketergantungan terhadap sektor dan wilayah tertentu, sehingga ketika terjadi kontraksi di salah satu wilayah utama, dampaknya langsung terasa pada kinerja regional secara keseluruhan.

Baca Juga: Jawa Sumbang 56% PDRB Nasional pada 2025

Sumber:

https://www.bps.go.id/id/publication/2026/04/13/71d97fa95c70c5049deecbab/produk-domestik-regional-bruto-provinsi-provinsi-di-indonesia-menurut-lapangan-usaha-2021-2025.html

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook