Preferensi masyarakat terhadap maskapai penerbangan untuk mudik lebaran tampaknya tidak hanya memengaruhi pengalaman saat ini, tetapi juga membentuk rencana perjalanan di masa mendatang. Hal ini terlihat dari hasil survei terbaru yang menggambarkan pilihan responden untuk musim mudik Lebaran berikutnya.
Sebanyak 58% responden menyatakan akan memilih Garuda Indonesia untuk perjalanan mudik selanjutnya. Angka ini menempatkan Garuda Indonesia sebagai maskapai paling diminati untuk musim Lebaran mendatang, sekaligus menunjukkan tingkat loyalitas pelanggan yang cukup tinggi. Kepercayaan ini kemungkinan didorong oleh pengalaman layanan yang dinilai memuaskan, mulai dari kenyamanan kabin hingga ketepatan waktu penerbangan.
Baca Juga: Pesawat Kian Diminati, Kendaraan Pribadi Masih Jadi Pilihan Utama Mudik Lebaran 2026
Di posisi kedua, Citilink dipilih oleh 51% responden. Sebagai maskapai berbiaya rendah yang masih berada dalam satu grup dengan Garuda Indonesia, Citilink menawarkan alternatif yang lebih terjangkau tanpa mengorbankan kualitas secara signifikan. Tingginya minat terhadap Citilink menunjukkan bahwa faktor harga tetap menjadi pertimbangan penting bagi sebagian besar pemudik.
Sementara itu, Batik Air menempati peringkat ketiga dengan 43%. Maskapai ini dinilai mampu menawarkan keseimbangan antara harga dan kenyamanan, sehingga menjadi pilihan bagi penumpang yang menginginkan layanan lebih baik dibandingkan low-cost carrier, namun dengan harga yang masih kompetitif. Lion Air menyusul di posisi keempat dengan 41%, tetap menjadi pilihan populer berkat jaringan rute yang luas dan frekuensi penerbangan yang tinggi.
Adapun AirAsia berada di urutan kelima dengan 36%. Meski berada di urutan terakhir dalam daftar ini, AirAsia tetap memiliki basis pengguna yang cukup kuat, terutama di kalangan penumpang yang mengutamakan harga ekonomis dan fleksibilitas rute tertentu.
Survei ini melibatkan 338 responden yang merupakan pengguna penerbangan domestik saat mudik Lebaran 2026, dengan pengambilan data pada 30–31 Maret 2026 dan margin of error di bawah 5%. Data dikumpulkan melalui aplikasi Jakpat dan telah disesuaikan dengan proporsi populasi internet di Indonesia.
Temuan ini menunjukkan bahwa pengalaman perjalanan memiliki peran penting dalam membentuk preferensi di masa depan. Maskapai yang mampu memberikan layanan konsisten dan memenuhi ekspektasi penumpang berpeluang besar untuk mempertahankan bahkan meningkatkan loyalitas pelanggan pada musim mudik berikutnya.
Baca Juga: Emosi Bahagia Dominasi Percakapan Terkait Mudik Lebaran 2026
Sumber:
https://insight.jakpat.net/2026-lebaran-homecoming-trends-air-passenger-behavior/