5 Kereta Api dengan Penumpang Terbanyak Selama Libur Sekolah 2026, KA Joglosemarkerto Teratas

KA Joglosemarkerto jadi kereta terpadat selama libur sekolah dengan 64 ribu penumpang.

Top 5 Kereta Api dengan Penumpang Terbanyak

(20 Juni-5 Juli 2026)
Ukuran Fon:

Masa libur panjang sekolah kerap menjadi momen yang paling dinantikan masyarakat untuk bepergian. Sepanjang periode promosi pada 20 Juni hingga 5 Juli 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatatkan lonjakan pemesanan lebih dari 1,24 juta lembar tiket diskon.

Tingginya minat masyarakat ini bahkan membuat okupansi kumulatif menembus angka 105,75%. Namun, terdapat fakta operasional yang cukup menarik perhatian dari catatan pemesanan tersebut. Alih-alih kereta antarprovinsi jarak jauh yang biasanya identik dengan mobilitas liburan, deretan armada kereta jarak menengah dan rute aglomerasi justru keluar sebagai primadona dengan jumlah penumpang paling banyak.

Berdasarkan rilis resmi PT Kereta Api Indonesia (Persero), Kereta Api Joglosemarkerto sukses memuncaki daftar layanan dengan jumlah penumpang tertinggi, yakni mencapai 64.284 pelanggan. Kereta yang beroperasi secara melingkar mengelilingi kawasan Jawa Tengah dan DI Yogyakarta ini terbukti menjadi andalan utama mobilitas masyarakat setempat.

Baca Juga: Rute KA Lempuyangan-Pasar Senen Rajai Volume Perjalanan Libur Sekolah 2026

Mengikuti dengan selisih angka yang sangat tipis di urutan kedua, armada KA Ambarawa Ekspres relasi Semarang–Surabaya tampil prima dengan melayani sebanyak 63.732 penumpang.

Padatnya arus mobilitas jarak dekat juga tercermin dengan jelas pada layanan KA Pangrango relasi Bogor–Sukabumi yang menempati posisi ketiga dengan mengangkut 48.539 penumpang.

Sementara itu, untuk melengkapi jajaran kereta favorit di urutan keempat dan kelima, secara berturut-turut terdapat KA Kaligung yang melayani 47.010 penumpang dan KA Kamandaka dengan 45.031 penumpang. Keduanya merupakan kereta yang aktif beroperasi mengkoneksikan berbagai kota di wilayah pesisir Jawa Tengah.

Fenomena mendominasinya kereta jarak menengah ini menunjukkan kebiasaan mobilitas masyarakat yang sangat beragam. Banyak penumpang yang ternyata memanfaatkan layanan kereta api untuk keperluan wisata regional yang singkat, silaturahmi ke kota tetangga, bepergian antarkampus, atau sekadar mobilitas komuter harian.

Tingginya minat perjalanan jarak dekat yang silih berganti ini membuat arus keluar masuk penumpang di setiap stasiun persinggahan menjadi sangat padat. Ke depannya, antusiasme besar pada rute-rute lokal dan aglomerasi ini tentu bisa menjadi dorongan bagi penyelenggara transportasi publik untuk terus memperbarui fasilitas sarana kereta agar perjalanan masyarakat makin aman dan nyaman.

Baca Juga: Pergerakan Pelanggan KRL Semester I 2026, Stasiun Bogor Sentuh 18 Juta

Sumber:

https://kai.id/information/full_news/7588

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook