Isu Mendesak dalam Sistem Pilkada Indonesia
Masyarakat • 25 Januari 2026Politik uang hingga transparansi jadi deretan isu mendesak seputar sistem pilkada di Indonesia
Politik uang hingga transparansi jadi deretan isu mendesak seputar sistem pilkada di Indonesia
Sebesar 42,8% pemuda Indonesia mengaku sangat sering mengikuti perkembangan isu politik di media sosial
Sebanyak 75,64% responden setuju bahwa kebebasan untuk mengungkapkan pendapat dan mengekspresikan diri merupakan nilai inti dari ruang sipil yang aman
Hanya 7,1% responden yang secara aktif dan konsisten terlibat dalam menyuarakan isu politik, sedangkan 22% responden sering terlibat, dan 21,2% jarang terlibat
Sebanyak 21% responden sangat sering terpapar informasi politik, sedangkan 36,8% responden sering terpapar, dan 30,3% kadang-kadang
Anak muda banyak mendapatkan informasi seputar politik dari Instagram (65%), TikTok (58%), dan YouTube (52%)
Tantangan utama bagi anak muda dalam mengakses ruang sipil adalah rasa takut ketika mengungkapkan pendapat atau kritik di ruang terbuka (74%)
Mayoritas anak muda Indonesia hanya membicarakan isu sosial dan politik beberapa kali dalam sebulan
Sebanyak 53% responden survei merasa Indonesia membutuhkan perubahan besar dalam sistem politik, sementara 11% responden inginkan reformasi total
Ketakutan berpendapat jadi tantangan utama bagi anak muda untuk mengakses ruang sipil
Ketidakjelasan latar belakang pendidikan anggota DPR jadi pertanyaan publik
Sebanyak 43% anak muda Indonesia terlibat aktif dalam politik didorong oleh keinginan untuk membuat perubahan dan ketidakpercayaan terhadap institusi politik
Sekitar 1 dari 2 anak muda Indonesia tergolong progresif/sangat progresif, mencerminkan tingginya kepedulian akan nilai-nilai sosial
Menurut survei GoodStats, sebanyak 60% publik merasa pemerintah tidak memiliki transparansi dan akuntabilitas dalam melaksanakan programnya
Indeks optimisme untuk dimensi politik & pemerintahan memperoleh skor 3,87 dalam survei GoodStats, menandai belum tuntasnya masalah korupsi di negara ini
Sebanyak 37,9% responden mengungkapkan bahwa keuntungan tambang jatuh di tangan elite politik
Selain Amerika Serikat dan China, negara-negara di Asia juga mendominasi seperti India, Saudi Arabia, dan Jepang juga masuk dalam daftar
Setidaknya 86% responden setuju bahwa pengaruh orang kaya yang terlalu besar dalam politik mendorong tingginya ketimpangan ekonomi di dunia
Singapura dipercaya oleh 64,4% responden, sementara Indonesia dipercaya oleh 41% responden
Menurut survei, publik Indonesia masih banyak yang hanya menjadi spektator dalam urusan politik
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook