Lebih dari Separuh Pekerja Indonesia Lulusan SMP ke Bawah
Sebanyak 52,98% pekerja Indonesia berpendidikan SMP ke bawah pada Mei 2026. Pekerja berpendidikan D4 hingga S3 baru 10,75%.
Sebanyak 52,98% pekerja Indonesia berpendidikan SMP ke bawah pada Mei 2026. Pekerja berpendidikan D4 hingga S3 baru 10,75%.
Karirhub mencatat lulusan SMK sebagai pencari kerja terbanyak, mencapai 223.581 orang pada 2022 dan 164.883 orang pada 2024.
Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah guru SD terbanyak, mencapai 216.612 guru pada 2025
Jawa Timur jadi provinsi dengan jumlah SD paling banyak, mencapai 8.442 pada 2025
Tingkat partisipasi pendidikan prasekolah mencapai 97,7% pada 2025, meningkat dari 92,72% pada 2021
Sebanyak 73,77% penyandang disabilitas hanya tamat SD ke bawah, jauh lebih banyak dibanding kelompok nondisabilitas
Sebanyak 10,81% ruang kelas SD di Indonesia tergolong ke dalam rusak berat. Hanya 39,68% kelas yang dalam kondisi baik
Sebanyak 7 dari 10 provinsi dengan jumlah guru tersedikit pada Semester Ganjil 2025/2026 berasal dari wilayah timur Indonesia
Jenjang SD jadi jenjang pendidikan dengan kepemilikan fasilitas komputer terendah
SD jadi jenjang pendidikan dengan akses internet terendah, hanya 77,47% sekolah yang sudah memiliki akses internet pada 2024
Biaya pendidikan di dalam negeri pada tahun ajaran 2020/2021 relatif meningkat, dengan rerata tertinggi terjadi pada jenjang pendidikan tinggi
Dalam tujuh tahun terakhir, secara keseluruhan persentase anak di Indonesia yang menyelesaikan pendidikan sekolah dasar mengalami peningkatan
Tingkat kelulusan warga negara Indonesia dari sekolah dasar mencapai 97,83% di 2023, terbanyak ada di Jawa Barat dengan 99,09%
Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, jemaah haji Indonesia tahun ini juga didominasi jemaah yang merupakan lulusan sekolah dasar
Sekitar 78.000 guru SD sudah tidak lagi terdaftar di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Pada tahun 2022 ini jumlah sekolah dasar (SD) yaitu sebanyak 148.992 sekolah
Penduduk dengan pendidikan terakhir SD ke Bawah, dominasi persentase masyarakat yang bekerja di kegiatan informal
atau masuk dengan akun media sosial